forumkota.id Gowa — Rotasi jabatan kembali bergulir di lingkungan Polres Gowa. Sejumlah posisi strategis, mulai dari Kapolsek hingga Kasipropam, resmi mengalami pergantian dalam upacara serah terima jabatan (Sertijab) yang digelar pada Rabu (15/4/2026).
Upacara Sertijab dipimpin langsung oleh Kapolres Gowa, Muhammad Aldy Sulaiman. Prosesi berlangsung khidmat melalui rangkaian pengambilan sumpah jabatan hingga penandatanganan dokumen sebagai simbol resmi peralihan tugas dan tanggung jawab.
Rotasi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi guna menjaga ritme kerja serta meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Berikut rincian pergantian jabatan:
Polsek Tombolopao: AKP Hapid → AKP Jajji
AKP Jajji sebelumnya menjabat sebagai Kasiwas Polres Gowa.
Polsek Bajeng: Iptu Muhammad Haris → AKP Abdul Wahab
AKP Abdul Wahab sebelumnya menjabat sebagai Kasipropam Polres Gowa.
Polsek Bontomarannu: AKP Suhardi → AKP Ardiansyah.Sebelumnya, AKP Ardiansyah menjabat sebagai Wakapolsek Somba Opu.
Sementara itu, posisi Kasipropam Polres Gowa kini diemban oleh AKP Suhardi usai bergeser dari jabatannya sebagai Kapolsek Bontomarannu.
Di sisi lain, jabatan Kasiwas Polres Gowa yang sebelumnya diemban AKP Jajji untuk sementara waktu dikendalikan langsung oleh Kapolres Gowa, sebagai langkah memastikan fungsi pengawasan internal tetap berjalan optimal.
Diharapkan para Kapolsek yang baru dilantik dapat segera beradaptasi, memahami karakteristik wilayah, serta membangun komunikasi aktif dengan masyarakat dan pemangku kepentingan lokal.
Di sisi lain, pergantian ini juga menjadi momentum evaluasi berkelanjutan bagi institusi kepolisian agar kehadirannya benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Kapolres juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat serta seluruh elemen terkait di wilayah masing-masing.
“Kepercayaan publik harus dijaga. Kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” tambahnya.
Rotasi ini dinilai sebagai langkah penyegaran organisasi yang wajar dalam tubuh Polri. Namun di sisi lain, masyarakat juga menaruh harapan besar agar para pejabat baru mampu menjawab tantangan di lapangan secara cepat dan tepat.













