Forumkota.id__Lamongan, 2 Mei 2026 – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 tidak hanya menjadi momen perayaan, tetapi juga pengingat akan pentingnya peran pendidik dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Di Kabupaten Lamongan, khususnya di Sukodadi, semangat ini terwujud nyata melalui dedikasi para guru, salah satunya adalah Bapak Sami’an, seorang pendidik yang setia mengabdi di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah.
Semangat Pengabdian yang Tak Pernah Padam
Dalam perayaan Hardiknas tahun ini yang mengusung tema nasional “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, Bapak Sami’an tampil penuh semangat. Melalui unggahan yang beredar, beliau menyampaikan pesan yang menyentuh hati: “Berbakti & Mengabdi Mencerdaskan Generasi Bangsa” serta “Mengabdi, Mendampingi & Melayani Sepenuh Hati”.
Pesan tersebut bukan sekadar kata-kata, melainkan cerminan dari prinsip hidup yang dipegang teguh. Bagi beliau, menjadi guru bukan hanya profesi, melainkan panggilan jiwa untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak didik, agar mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan berguna bagi nusa serta bangsa.
Bagian dari Gerakan Pendidikan Muhammadiyah
Bapak Sami’an merupakan bagian tak terpisahkan dari keluarga besar MTs Muhammadiyah 20 Menongo Sukodadi. Muhammadiyah sendiri, sebagai gerakan Islam berkemajuan yang didirikan oleh KH Ahmad Dahlan pada tahun 1912, telah lama menempatkan pendidikan sebagai salah satu pilar utama perjuangannya.
Di Lamongan, kehadiran Muhammadiyah dalam dunia pendidikan sudah tercatat sejak tahun 1936. Hingga saat ini, di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan yang resmi berdiri pada 11 September 1967, terdapat ratusan satuan pendidikan mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi, termasuk Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA).
Di Kecamatan Sukodadi sendiri, amal usaha pendidikan Muhammadiyah terus berkembang, salah satunya MTs Muhammadiyah 20 yang terletak di Desa Menongo yang telah terakreditasi. Sekolah-sekolah ini tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dan karakter bangsa dalam proses pembelajaran, sesuai dengan visi “Mencerdaskan Kehidupan Bangsa”.
Komitmen Membangun Generasi Unggul: MTs Muhammadiyah 20 Menongo Buka Pendaftaran
Sejalan dengan semangat Hardiknas 2026, MTs Muhammadiyah 20 Menongo, yang berlokasi di Desa Menongo, Kecamatan Sukodadi, Lamongan, juga turut memeriahkan perayaan ini sekaligus mengumumkan kabar baik. Melalui unggahan resmi, sekolah tersebut menyatakan bahwa Penerimaan Peserta Didik Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 telah resmi dibuka.
Dengan mengusung semangat “Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, MTs Muhammadiyah 20 Menongo kembali membuka peluang bagi putra-putri daerah untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas, berbasis nilai-nilai Islam, dan berwawasan kebangsaan. Langkah ini merupakan bukti nyata komitmen Muhammadiyah dalam menjawab tantangan zaman dan memastikan akses pendidikan yang merata serta berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.
Wujud Nyata Partisipasi Semesta
Sebagai anggota Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Bapak Sami’an aktif terlibat dalam berbagai upaya peningkatan mutu pendidikan. Beliau bersama rekan-rekan pendidik lainnya terus berupaya menerapkan metode pembelajaran yang inovatif, termasuk konsep “Pembelajaran Mendalam” yang sedang digalakkan, guna memastikan setiap anak mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas.
Kiprah beliau sejalan dengan arah kebijakan PDM Lamongan periode 2022-2027 yang menargetkan terwujudnya “Sekolah Sehat & Unggul”. Hal ini juga menjawab tantangan tema Hardiknas 2026 yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi bersama mewujudkan pendidikan yang bermutu dan merata bagi semua lapisan masyarakat.
Inspirasi bagi Generasi Penerus
Kehadiran sosok seperti Bapak Sami’an dan keberlanjutan program pendidikan di sekolah-sekolah Muhammadiyah menjadi inspirasi tersendiri. Di tengah dinamika zaman, keteguhan hati untuk terus mengabdi, mendampingi, dan melayani peserta didik dengan sepenuh hati adalah bukti nyata cinta terhadap tanah air dan profesi keguruan.
Semoga semangat yang ditunjukkan oleh Bapak Sami’an, seluruh insan pendidikan di Sugio, Sukodadi, maupun di seluruh Kabupaten Lamongan dapat terus menyala, menjadi motivasi bagi semua pihak untuk bersama-sama membangun pendidikan yang lebih baik, demi terciptanya generasi penerus bangsa yang tangguh, cerdas, dan berakhlak mulia.
Sunariyanto
