Halaqoh Ulama se-Kabupaten Tegal dan Doa untuk Bangsa, Perkuat Sinergi Ulama–Umara Jaga Persatuan

Forum Kota8 Dilihat

SLAWI | FORUMKOTA.ID __ Pemerintah Kabupaten Tegal bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tegal menggelar Kegiatan Pengajian Halaqoh Ulama se-Kabupaten Tegal dan Doa untuk Bangsa pada Jumat, (19/12/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Bupati Tegal mulai pukul 09.15 WIB hingga 10.48 WIB dalam suasana khidmat dan penuh kekhusyukan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Tegal H. Ischak Maulana Rohman, S.H., Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H., Wakil Bupati Kabupaten Tegal Ahmad Kholid, Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Amir Mahmud, S.E., M.Si., jajaran Forkopimda, pejabat utama Polres Tegal, unsur TNI, para ulama, camat se-Kabupaten Tegal, pengurus MUI kecamatan, serta tamu undangan. Secara keseluruhan, kegiatan diikuti oleh sekitar 120 peserta.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, sambutan-sambutan, mauidul hasanah, pemberian santunan kepada anak yatim piatu, dan ditutup dengan penutup. Dalam kesempatan tersebut, panitia juga menyerahkan santunan kepada 20 anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan.

Ketua MUI Kabupaten Tegal, KH. Tubagus Fahmi, S.H., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan Halaqoh Ulama dan doa bersama.

Ia menegaskan bahwa doa merupakan salah satu ikhtiar paling ampuh dalam menghadapi berbagai ujian dan dinamika kehidupan. Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk bersama-sama mendoakan saudara-saudara yang tengah tertimpa musibah agar diberikan kemudahan dan ketabahan.

Sementara itu, Bupati Tegal H. Ischak Maulana Rohman, S.H., menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada MUI Kabupaten Tegal atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Halaqoh Ulama memiliki makna strategis sebagai wadah silaturahmi dan penguatan peran ulama dalam menjaga ukhuwah, persatuan, serta ketenangan kehidupan beragama di Kabupaten Tegal.

Bupati juga menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umara dalam menjaga stabilitas sosial serta mendukung pembangunan daerah yang selaras dengan nilai-nilai keagamaan, sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Tegal “Tegal Luwih Apik”.

Dalam mauidul hasanah yang disampaikan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al-‘Adalah Kecamatan Jatinegara, KH. Tasripin Salim, ditegaskan bahwa berbagai bencana dan musibah yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia merupakan pengingat bagi umat manusia untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta kepedulian terhadap lingkungan. Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan setiap musibah sebagai sarana introspeksi dan refleksi diri, sekaligus memperbaiki perilaku serta menjaga kelestarian alam sebagai amanah dari Allah SWT.

Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Polres Tegal mendukung penuh kegiatan keagamaan dan doa bersama sebagai bagian dari upaya menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ia menilai sinergi antara Kepolisian, pemerintah daerah, dan para ulama sangat penting dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan harmonis di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan Halaqoh Ulama dan Doa untuk Bangsa ini, diharapkan terbangun kebersamaan dan kekuatan spiritual untuk menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memohon keberkahan dan perlindungan Allah SWT bagi Kabupaten Tegal dan bangsa Indonesia secara keseluruhan.