Diduga Kepala SMAN 2 Sungai Lilin Fitnah Wartawan, Persoalan Berujung Polemik

Forum kota | Sumatera Selatan, Sungai Lilin – Dugaan fitnah terhadap seorang wartawan kembali mencuat dan menjadi perhatian publik. Kepala SMAN 2 Sungai Lilin, Dewi Sri, diduga melontarkan tuduhan bahwa seorang wartawan berinisial Hidayat telah melakukan pemerasan serta meminta dibelikan sepeda motor.

Menanggapi tuduhan tersebut, Hidayat membantah keras seluruh tudingan yang dialamatkan kepadanya. Ia menegaskan bahwa pernyataan tersebut tidak benar dan dinilai telah mencemarkan nama baiknya.

«”Saya merasa difitnah. Katanya saya memeras dia dan meminta dibelikan motor. Kalau memang ada buktinya, silakan laporkan saya kepada aparat penegak hukum. Namun apabila tuduhan itu tidak bisa dibuktikan, saya akan menempuh jalur hukum atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik,” tegas Hidayat.»

Di sisi lain, berdasarkan informasi yang diperoleh, Dewi Sri disebut telah mengadu kepada salah satu tim sukses Gubernur Sumatera Selatan untuk meminta bantuan terkait persoalan tersebut. Informasi ini turut memunculkan polemik di tengah masyarakat dan kalangan insan pers.

Sejumlah pihak menilai apabila tuduhan terhadap wartawan disampaikan tanpa bukti yang dapat dipertanggungjawabkan, hal tersebut berpotensi merusak citra profesi jurnalistik dan menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Untuk memenuhi prinsip keberimbangan pemberitaan, awak media telah berupaya meminta konfirmasi kepada Dewi Sri. Namun hingga berita ini diturunkan, nomor WhatsApp yang biasa digunakan tidak aktif. Selain itu, saat didatangi ke lingkungan SMAN 2 Sungai Lilin, yang bersangkutan disebut tidak bersedia menemui wartawan sehingga klarifikasi belum dapat diperoleh.

Catatan Redaksi: Berita ini memuat klaim dari salah satu pihak. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan hak koreksi kepada Dewi Sri maupun pihak SMAN 2 Sungai Lilin apabila ingin memberikan klarifikasi atau tanggapan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.(Red)