FORUM KOTA | LAMPUNG TENGAH, – Dibalik derap proyek bernilai puluhan miliar, muncul dugaan ada nya praktek pengkondisian tender di unit layanan pengadaan (ULP) Kabupaten Lampung Tengah, padahal pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lampung Tengah menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah.
Pasal nya ada beberapa kontraktor yang mengeluhkan terlalu sulitnya persyaratan teknis yang di buat untuk mengikuti tender proyek tersebut, padahal sama sama kita ketahwi khusus nya di lampung tengah itu hanya ada satu perusahaan yang memiliki kualifikasi persyaratan teknis yang berada di Kampung Mojokerto Kecamatan Padang Ratu milik PT 31.
Salah satu kontraktor yang enggan di sebutkan nama nya mengungkapkan kepada awak media bahwa Mulai dari dukungan quari hanya boleh yang berada di Lampung tengah. Dan itu hanya ada di Mojokerto Padang ratu Milik 31. Ini sama saja monopol. Apakah mampu dalam waktu yang singkat hanya satu pabrik batu yang menopang mengingat kerjaan yang begitu banyak di Lampung tengah yang pasti Tidak ada pabrik batu lain di Lampung tengah,”Ujarnya.
Di waktu yang bersamaan awak media juga menghubungi Ketua Komisi III DPRD Lamteng Dedi untuk meminta tanggapan terkait keluhan kontraktor terkiat sulit nya persyaratatan kualifikasi dan teknis yang di buat oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP).
“Saya mengingatkan pihak ULP dan semua OPD jangan mempersulit rekanan dengan persyaratan yang di buat, pasal nya pembangunan ini sudah lama di nantikan masyarakat,”Ucapnya.
Lanjut Dedi terkait ada nya dugaan pengkondisian di ULP, saya selaku Ketua Komisi III dan Rekan – Rekan akan memanggil pihak terkait untuk di agendakan Minggu depan RDP bersama Komisi III DPRD Lampung Tengah,”Tegasnya.
Lantas Awak media juga coba meminta klarifikasi dari kaban ULP Wendi melalui pesan whatsap dengan nomor +62 821-7886-xxxx guna untuk mencari tahu kebenaran serta menyajikan berita yang akurat dan berimbang.
“Terkait syarat tersebut yg membuat adalah ppk di opd. Utk maksud dan tujuan lebih teknis bisa di kalrifikasi kpd ppk di opd terkait,”Ujar nya.(Hidayat)
