Keluarga Bantah Bahwa “W” Alias Anton Sebagai Pencuri Ternak, Insiden Itu adalah Salah Paham

Tanah Datar I Forum kota –  Diduga akibat terjadi Salah Paham antara warga dengan Inisial “W” alias Anton di Jorong Sawah Kareh Nagari Balimbing, Kacamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar pada Rabu (11/03) sekira pukul 23.00 lalu, hal ini adalah kesalah pahaman antara warga dengan yang diduga sebagai pelaku pencuri Ternak di Wilayah Hukum Polsek Rambatan, yang menyebabkan W dikepung massa dan warga sekitar yang berjumlah ratusan dan mendekati angka seribuan warga yang hadir pada malam naas bagi W tersebut.

‎‎Untung saja W segera diamankan oleh temanya sendiri yang sengaja memgundang kedatangan W ke lokasi guna untuk membantu melacak pihak lain yang diduga sebagai pencuri ternak yang belakangan warga sekitar ada kemalingan ternak mereka.

‎‎W dikenal oleh temannya sebagai orang yang memiliki ilmu penerawangan yang bisa menikik dan memantau sesuai ilmu yang dimilikinya, namun nahas bagi W yang berniat menolong untuk melacak insiden pencurian yang terjadi beberapa hari silam, sehingga W yang dijadika “diduga” sebagai pelaku.

‎Melihat gelagat mencurigakan pada malam hari di lokasi kandang ternak, W langsung diteriaki maling oleh warga yang melihat sosok W di lokasi tersebut, tak terelakkan, teriakan warga yang melihat tersebut mengundang banyak massa yang datang mengepung dan melakukan persekus kepada W padahal tidak ada bukti yang kuat untuk W supaya bisa dijadikan sebagai pelaku.

‎‎Viral di sejumlah media sosial di Kabupaten Tanah Datar, W dibully dan dimaki banyak orang warga net, sehingga akhirnya di Kepolisian W dinyatakan tidak terbukti sebagai pelaku.

‎‎Kapolsek Rambatan AKP.Saipul Anwar S.H menegaskan bahwa dugaan tersebut hanya salah paham, kami telah memeriksa W yang tertuduh tersebut tidak ada indikasi yang mencurigakan dan juga tidak ada tanda-tanda tuduhan terhadap W tersebut, penjelasan tersebut disampaikan kepada awak media ForumKota-id.

‎Begitu juga penyampaian wali nagari balimbiang Yudia Antoni dini hari kepada ForumKota.id Kamis,(12/03), kejadian tadi malam (Rabu,11/03) itu hanya salah paham suasana di nagari kami memang kurang aman atas pencurian ternak,pas kebetulan W masuk ke nagari kami dalam Waktu kurang aman tersebut warga saya tidak kenal dengan W langsung menduga dan meneriaki.”ujarnya.

‎‎Yudia Antoni selaku wali nagari balimbiang beserta kepala jorong menyampaikan, Sekarang di depan Kapolsek dan saudara W kami selaku warga nagari balimbiang minta maaf atas kesalah pahaman tadi malam,kami juga akan mengumumkan di nagari kami bahwa ini salah paham, bagi postingan yang beredar di media sosial, kami akan katakan juga kepada yang memposting supaya di hapus segera video atau postingan Yang berbeda atas kesalah pahaman tersebut”ujarnya.

‎‎Perwakilan Keluarga W atas nama Ris (47)  kepada ForumKota. Id, Jumat (13/03) menyampaikan, bahwa tidak benar salah satu dari keluarganya bernisial  W terkait dengan pelaku pencurian, yang selama ini sebagai anggota  keluarga yang tidak pernah melakukan tindakan pidana, apalagi jika W melakukan pencurian ternak.

‎semuanya, lanjut Ris bahwa persoalannya sudah jelas dan terang benderang, bahwa W tidaklah sebagai pelaku yang dituduhkan, untuk itu sebagai anggota keluarga kami menyampaikan permintaan maaf jika tuduhan dan akhirnya menjadi resah warga sekitar, atas nama keluarga kami minta maaf.

‎‎” Tidak ada bukti dan tidak bisa dijadikan sebagai pelaku, ini hanya korban fitnah dan kebetulan yang bersangkutan W berada di Lokasi tersebut, untuk itu kami menyatakan bahwa W tidak benar sebagai pelaku yang dituduhkan banyak orang terlebih viral di medsos” Kata Ris.

‎‎Kepada forumkota. id Ris juga menyampaikan agar pihak-pihak yang memposting di Medsos tentang ihwal tersebut, agar tidak menimbulkan fitnah berlarut-larut, supaya postingan tersebut segera di delet aja”, harapan Ris mengakhiri. (Roni Leriang)