Tanah Datar I ForumKota-id _Kunjungan bupati Eka Putra SE.MM pada Selasa (8/07/25), menegaskan jika tidak dihuni oleh penghuni lainnya, mohon segera ditarik, ketegasan via seluler terhadap kadis Perkim LH tersebut tidak ada tindakan sampai saat berita ini tayang.
Terendus sebanyak 60 Unit rumah yang dibangun pemerintah untuk relokasi terpadu korban bantuan Galodo 11 Mei 2024 lalu, sampai saat ini masih ditempati oleh 21 Kepala Keluarga (KK), sementara sisanya hanya didatangi oleh penghuni pada hari Sabtu dan Minggu.
Sementara saat di konfirmasi dengan beberapa wali nagari yang nagari nya terdampak,masih banyak warga nya yang tidak mendapatkan bantuan tempat tinggal yang layak.
Terpantau media ForumKota-id di lapangan, rumah yang seharusnya merupakan hunian tetap (Huntap) bagi warga terdampak dan yang berada pada zona merah (RedZone), namun sebanyak 39 KK hanya sekadar memiliki dan terima jatah, sepertinya target bantuan yang diserahkan oleh pemerintah pusat untuk Huntap tidak tercapai.
Beberapa warga PY menyampaikan pada ForumKota-id Sabtu (10/05) banyak rumah yang tidak di huni sama seperti sebelumnya,begitu juga dengan ketua huntap terpilih Asep,juga tidak menepati rumah nya, karena sudah mempunyai rumah sendiri di tempat lain,”dia kesini hanya ada keperluan aja pak dan sepupu istri nya yang juga tinggal disini pernah bilang pada warga,”walaupun dia tidak menepat disini, tidak akan ada yang berani mengambil rumah tersebut karna namanya sudah terdaftar di pusat”ucapan nya pada warga.”pungkas PY.
Sementara saat kunjungan Bupati Tanah Datar Eka Putra,SE,MM pada Selasa (8/07/25), menegaskan jika tidak dihuni oleh penghuni lainnya, mohon segera ditarik karena masih banyak korban terdampak yang membutuhkan, demikian disampaikan kepada kepala dinas Perkim LH Kabupaten Tanah Datar via telepon selularnya Waktu kadis Perkim LH Nofi Hendri.
Sampai saat ini telah berganti nya kepala dinas Perkim LH, suasana huntap masih seperti yang di kunjungi bupati tempo dulu, apakah ucapan bupati tidak bisa di dengar lagi oleh dinas Perkim LH atau jangan-jangan hanya ucapan di via seluler dekat warga saja.
Pantaun ForumKota-id di lapangan (pada huntap), terlihat rumah yang kosong hanya dijadikan objek liburan oleh pemilik yang terima bantuan tersebut bagaikan vila yang hanya tempat liburan,selain 21 KK yang saat ini betul-betul sudah menempati, sementara 39 KK lainnya, tidak memanfaatkan bantuan responsibility (tanggap cepat) pemerintah sebagai peduli kemanusiaan. ***
