TANAH DATAR, forumkota.id — Sumber: Akun FB Kominfo Tanah Datar
Menjadi Aparatur Sipil Negara bukan sekadar soal gaji bulanan, melainkan soal amanah yang diemban. Di hadapan puluhan ASN muda formasi 2024 dan 2025, Bupati Tanah Datar, Eka Putra, melontarkan pesan mendalam sekaligus menetapkan lima fondasi utama ASN profesional yang wajib dipegang teguh. Awak media pun berkomitmen: akan terus memantau dan meluruskan ke publik bagaimana kelima prinsip ini diterapkan di lapangan.
Kamis (29/10/2026), di Islamic Centre Tanah Datar, Bupati Eka Putra secara resmi membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Retreat ASN. Di awal arahannya, beliau menegaskan satu hal mendasar: “Menjadi ASN bukan sekadar memperoleh pekerjaan dan penghasilan, melainkan mengemban amanah untuk melayani masyarakat.” Kepintaran saja tidak cukup, tanpa integritas, disiplin, dan tanggung jawab, kemampuan yang tinggi justru bisa kehilangan arah. Kegiatan yang semula direncanakan di bumi perkemahan pun dialihkan ke lokasi ini demi menjaga kesehatan peserta di tengah kabut asap dan curah hujan yang tinggi.
Pilar pertama yang ditekankan adalah integritas dan karakter. ASN harus jujur, menjaga etika, dan teguh pada prinsip, apa yang diucapkan harus sejalan dengan apa yang dilakukan. Tidak ada kompromi: jabatan dan kewenangan adalah titipan rakyat, bukan alat untuk keuntungan pribadi. Kepercayaan publik itu mahal harganya, dan hanya bisa dibangun melalui tindakan yang benar, transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Kedua, disiplin dan profesionalisme. Bupati menegaskan: bekerja tepat waktu, memahami tugas, menuntaskan pekerjaan sesuai target, dan terus meningkatkan kompetensi. Namun yang lebih penting, disiplin harus lahir dari kesadaran diri sendiri, bukan sekadar takut dimarahi atasan atau tertulis di peraturan. Jika disiplin sudah tumbuh dari dalam, kualitas pelayanan publik akan naik dengan sendirinya.
Ketiga, inovasi dan pola pikir maju. ASN muda diminta berani mencari cara yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih mudah, tanpa melanggar aturan. Manfaatkan kemajuan digital untuk membuka informasi dan mempermudah layanan. Keempat, loyalitas kepada negara dan organisasi. Loyalitas sejati bukan berarti menuruti semua perkataan, melainkan menjalankan tugas dengan benar dan berani menyampaikan masukan yang membangun dengan santun dan profesional.
Kelima dan paling krusial: kepuasan masyarakat adalah satu-satunya ukuran keberhasilan. “Keberhasilan ASN bukan hanya dilihat dari pekerjaan yang selesai, tetapi dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Jika pelayanan masih dikeluhkan, berarti ada yang perlu kita perbaiki,” tegas Bupati. Keluhan warga bukanlah gangguan, melainkan cermin yang menunjukkan di mana kita masih harus berkembang.
Di akhir pemberitaan, redaksi forumkota.id menyampaikan komitmen terbuka: kami akan terus memantau, mencatat, dan meluruskan kepada publik bagaimana kelima prinsip yang ditegaskan Bupati ini dijalankan dalam keseharian birokrasi. Pesan yang indah di atas panggung harus diwujudkan dalam pelayanan yang nyata di lapangan. Jika terwujud, kami apresiasi. Jika tergelincir, kami ingatkan. Demi satu tujuan bersama: pemerintahan yang bersih, kerja yang nyata, dan rakyat yang dilayani dengan sepenuh hati.
