Meriahkan Nuzulul Quran, Warga Dusun Erat Tanggek Mayung Gelar Kegiatan Bersama di Masjid Miftahul Jannah

ForumKota.id–LOMBOK TIMUR, 7 Maret 2026 – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan menghiasi Masjid Miftahul Jannah Dusun Erat Tanggek Mayung, Desa Jeruk Manis, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, pada hari Sabtu ini. Seiring dengan peringatan Nuzulul Quran 1447 H yang jatuh tepat pada tanggal 7 Maret 2026, masyarakat lokal menyelenggarakan rangkaian kegiatan keagamaan yang juga menjadi momentum untuk menyatukan langkah dalam mengembangkan potensi desa.

Acara yang digelar di kompleks Masjid Miftahul Jannah dimulai sejak pukul 21.30 WIB dengan acara pembukaan oleh Kepala Desa Jeruk Manis, Bapak NASIPUDIN S.E. Dalam sambutannya, beliau mengaitkan pesan Nuzulul Quran dengan upaya pembangunan desa yang berlandaskan nilai-nilai kebaikan dan kerja sama. “Turunnya Al-Qur’an mengajarkan kita tentang pentingnya kesatuan, kerja keras, dan kepedulian sesama – nilai-nilai yang menjadi pondasi kuat untuk mengembangkan potensi Desa Jeruk Manis. Kita memiliki keindahan alam yang bisa dioptimalkan sebagai destinasi wisata alam, serta produk hasil tangan dan pertanian lokal yang layak menjadi daya tarik UMKM kita. Mari kita jadikan Al-Qur’an sebagai kompas hidup dan panduan dalam membangun desa yang sejahtera, makmur, dan penuh berkah,” ujarnya.

Setelah pembukaan, kegiatan berlanjut dengan Acara inti Yaitu Mau’zatul Hasanah yang diisi Oleh TGH. Yahya Ibrahim Saleh Al-Madani, yang mengangkat tema “Al-Qur’an sebagai Pedoman Hidup di Era Modern” Tak Hanya itu, Acara Nuzulul Qur’an Tersebut juga di rangkaikan dengan kegiatan Santunan Anak Yatim dan Orang Orang Tua Jompo yang ada di Dusun Erat Tanggek Mayung.

Salah satu momen menarik adalah sesi bagi-bagi takjil dan sembako yang dilakukan oleh pengurus masjid, beberapa tokoh masyarakat, serta pengusaha UMKM lokal yang juga memamerkan produk mereka dalam acara ini. Ribuan paket takjil serta sembako dibagikan kepada warga yang membutuhkan, sementara produk UMKM seperti kerajinan anyaman bambu, makanan khas lombok, dan hasil pertanian organik mendapatkan perhatian dari hadirin. “Kita ingin menunjukkan bahwa keberkahan Nuzulul Quran tidak hanya dirasakan secara spiritual, tetapi juga dapat dirasakan secara nyata melalui kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Melalui kerja sama antara elemen masyarakat dan pengusaha lokal, kita yakin potensi wisata dan UMKM Desa Jeruk Manis akan semakin berkembang,” ujar salah satu pengurus masjid sekaligus pengusaha UMKM, Ibu Siti Maryam.

Pada akhir acara, kegiatan ditutup dengan shalat tarawih berjamaah dan doa bersama yang dipimpin oleh Imam Masjid Miftahul Jannah, Kiai Abdul Karim. Seluruh peserta menyampaikan doa untuk kebaikan umat islam, perdamaian negeri, serta kemajuan pembangunan Desa Jeruk Manis khususnya dalam sektor wisata dan UMKM.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi tradisi tahunan yang semakin mempererat tali silaturahmi, meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya Al-Qur’an, serta menjadi ajang untuk menggerakkan langkah bersama dalam mengembangkan potensi desa.