Naiknya Kantong Plastik Begitu Meroket, Membuat Pedagang Keliling Menjerit, IPKTD “Ini Sudah Tidak Bisa”

Kenaikan harga kantong plastik belakangan ini membuat Pedagang Keliling Tanah Datar semakin tidak terkendali. Di sejumlah toko ritel maupun pasar tradisional, pedagang mengaku terpaksa menaikkan harga dan mencari solusi untuk tidak drop dalam berjualan,karena distributor pun sudah lebih dahulu meningkatkan nilai jual. Kondisi ini membuat masyarakat dan pelaku usaha kecil termasuk pedagang keliling semakin sangat terbebani.

Ketua IPKTD M.Roni yang menyoroti fenomena ini, menegaskan bahwa lonjakan harga kantong plastik bukan sekadar persoalan sederhana melainkan sangat membebani terhadap Pedagang Keliling Tanah (IPKTD), dimana daya saing yang sangat berpengaruh timbul dari program MBG.

“Ini sudah bukan masalah biasa lagi. Kantong plastik itu kebutuhan mendasar bagi pedagang kecil, warungan, UMKM, bahkan masyarakat umum. Ketika harganya melambung, dampaknya langsung terasa ke semua sektor,” tegasnya.

Menurut Roni Leriang panggilan akrabnya, pemerintah perlu turun tangan untuk memastikan stabilitas harga dan menelusuri penyebab kenaikan yang begitu cepat. “Kami terus memantau. Jika ada permainan harga dari pihak tertentu, tentu harus segera ditindak. Jangan sampai pedagang kecil jadi korban,” sambungnya.

Sementara itu, beberapa pedagang di lapangan mengaku tak punya pilihan lain selain mengikuti harga baru dari pemasok. “Biasanya satu pack masih terjangkau, sekarang naik hampir dua kali lipat. , tapi saya juga bingung mau gimana,” ujar salah satu pedagang di Pasar Batusangkar.

Kenaikan harga kantong plastik ini juga dikhawatirkan menimbulkan efek domino, termasuk meningkatnya biaya operasional UMKM dan pedagang kecil yang selama ini sangat bergantung pada plastik untuk aktivitas jual beli sehari-hari.

Ketua umum IPKTD M.Roni Menegaskan bahwa isu ini harus menjadi perhatian bersama. “Jangan sampai masyarakat dibebani terus. Kami berharap ada langkah cepat agar harga kembali normal.”

Saat ini situasi masih terus berkembang,Kami berharap selaku pedagang keliling semoga harga plastik bisa kembali normal.”, kata wakil IPKTD Ahmad Khaironi Mengakhiri. ***