SULTENG | — Pemerintah Kabupaten Tolitoli melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaksanakan Konsultasi Publik Penyusunan Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) di Hotel Mitra Utama, Kamis (4/12/2025), dimulai pukul 08.30 WITA. Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama antara BPBD Kabupaten Tolitoli dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tadulako dalam penyusunan dokumen strategi RPB.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan lagu daerah Patriot Baolan, kemudian doa yang dipimpin perwakilan BPBD.
Sambutan Kepala Pelaksana BPBD
Kepala Pelaksana BPBD Tolitoli, Ir. Abdullah Haruna, S.Pt, dalam Berbagainya menegaskan pentingnya sinergi dengan kalangan akademisi guna memperkuat kualitas dokumen perencanaan.
“Kerja sama dengan LPPM Universitas Tadulako memberikan nilai tambah yang besar karena penyusunan RPB akan didasari kajian ilmiah, pemetaan risiko yang lebih presisi, serta pendekatan berbasis data. Kami berharap masukan dari seluruh sektor dapat menyempurnakan dokumen ini,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kesiapsiagaan masyarakat dan koordinasi menjadi lembaga pilar utama dalam menghadapi potensi bencana.
Sambutan Bupati Tolitoli
Sambutan Bupati Tolitoli H. Amran H. Yahya dibacakan oleh Mukti, ST, Asisten Administrasi Umum & Kepegawaian Sekretariat Daerah. Dalam berbagai hal tersebut, Bupati memaparkan beragam ancaman bencana yang sering terjadi di Tolitoli, mulai dari banjir, longsor, abrasi pantai, angin puting beliung hingga gempa bumi.
“Dokumen RPB harus menjadi instrumen yang memuat kebijakan, strategi, dan langkah operasional penanggulangan bencana. Oleh karena itu, proses penyusunannya wajib melibatkan seluruh pemangku kepentingan,” tegas Mukti saat membacakan berbagai Bupati.
Bupati juga memberikan apresiasi terhadap tokoh sejarawan, termasuk Universitas Tadulako, yang dinilai mampu memperkuat akurasi data dan analisa teknis dalam dokumen RPB.
Hadir Unsur Forkopimda dan Instansi Terkait
Acara ini juga disertai berbagai unsur pemerintah dan instansi vertikal, di antaranya:
Kapten Inf Roy Kalalembang, mewakili Dandim 1305/BT
Lettu Laut (P) Ibnu Mas’ud, mewakili Danlanal Tolitoli
AKP Suprojo, SH, MH, Kabagops Polres Tolitoli mewakili Kapolres
Agus, S.PT, Kepala LPP RRI Tolitoli
Zulkarnain, Kepala Dinas PU dan Pemukiman
Asnawir, SH, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD
Selain itu hadir pula pimpinan perangkat daerah, akademisi Poltekkes, UPT KPH Gunung Dako, dan peserta dari berbagai elemen masyarakat.
Kolaborasi Pemerintah–Akademisi
Melalui sinergi antara BPBD Kabupaten Tolitoli dan LPPM Universitas Tadulako, pemerintah berharap penyusunan RPB menghasilkan dokumen yang lebih akurat, aplikatif, dan sesuai karakteristik wilayah sehingga mampu menjadi pedoman utama dalam pengurangan risiko bencana.
Kegiatan konsultasi publik ini secara resmi dibuka oleh Mukti, ST, dan seluruh rangkaian acara berlangsung dengan tertib dan produktif, menandai langkah-langkah penting dalam penguatan mitigasi dan kesiapsiagaan bencana di Kabupaten Tolitoli.
(Syamsu Alam)
