Makassar, Forumkota.id— Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar. Dua mahasiswi semester 6 Program Studi Pengelolaan Konferensi dan Acara (PKA) yang sedang menjalani magang di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surakarta, Jawa Tengah, meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Simpang Tugu Wisnu, Manahan, Kota Solo, pada Selasa sore (21/4/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Kedua korban adalah:
1. Lyra Nuraulia (20 tahun), warga Desa Pakatto, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
2. Anisa (20 tahun), warga Kota Palopo, Sulawesi Selatan.
Berdasarkan keterangan dari Polresta Surakarta, kecelakaan terjadi saat keduanya mengendarai sepeda motor Yamaha Fazzio dari arah barat menuju timur. Di lokasi kejadian, motor yang mereka tumpangi tertabrak truk tronton bermuatan barang hingga terseret sekitar 20 meter. Akibat benturan keras, kedua korban meninggal dunia di tempat dan selanjutnya dibawa ke RSUD dr. Moewardi untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.
Kedua mahasiswi ini mulai melaksanakan program magang sejak Februari 2026 dan rencananya akan menyelesaikan masa praktik kerja pada Juli mendatang. Selama di Kadin Solo, mereka bertugas di bidang penyelenggaraan event dan promosi pariwisata.
Warga Desa Pakatto menyampaikan rasa kehilangan yang besar karena gadis muda ini menjadi kebanggaan keluarga dan lingkungannya sebagai generasi muda yang berprestasi dan menempuh pendidikan tinggi di bidang pariwisata.
Direktur Poltekpar Makassar, Dr. H. Muh. Tahir, M.Si., menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah ini. “Kami sangat kehilangan dua mahasiswi yang berprestasi, rajin, dan memiliki semangat belajar yang tinggi. Keluarga besar kampus turut berduka dan akan memberikan dukungan penuh kepada keluarga korban, baik dari segi administrasi maupun pendampingan selama proses pemulangan jenazah,” ujarnya.
Lebih lanjut, pihak kampus menyampaikan sejumlah harapan terkait musibah ini:
1. Berharap agar seluruh mahasiswa yang sedang maupun akan melaksanakan magang di luar daerah senantiasa memprioritaskan keselamatan diri, mematuhi peraturan lalu lintas, serta selalu berkomunikasi secara rutin dengan pembimbing kampus dan keluarga.
2. Berharap adanya perhatian lebih dari instansi penempatan magang dan pemerintah daerah terkait keamanan serta fasilitas pendukung bagi peserta magang dari luar daerah.
3. Berharap kasus ini menjadi pengingat bersama untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas demi mencegah korban jiwa yang tidak tergantikan.
4. Berharap almarhumah menjadi teladan bagi mahasiswa lainnya dalam menuntut ilmu dan mengabdi melalui bidang pariwisata, meskipun perjuangan mereka terhenti di tengah jalan.
Pihak kampus telah berkoordinasi dengan keluarga korban, serta instansi terkait untuk mempercepat proses pemulangan jenazah ke Sulawesi Selatan.
Kedua jenazah sudah diterbangkan ke Bandara Sultan Hasanuddin dan akan dimakamkan di daerah asal masing-masing.
Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan dan telah mengamankan sopir truk untuk dimintai keterangan
