FORUM KOTA | LAMPUNG TENGAH – Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SDN 2 Rama Nirwana dari tahun 2024 – 2025 sebesar Rp 518.340.000,. diduga terindikasi korupsi dengan modus Mark-Up Anggaran belanja di beberapa Komponen, oknum kepala sekolah Pemicunya.
Walaupun pemerintah memberikan pengawasan yang ketat, akan tetapi bukanlah hal yang sulit bagi mereka oknum Kepala Sekolah yang doyan korupsi untuk tetap bisa melancarkan aksinya, dengan melibatkan beberapa oknum stafnya.
Seperti yang terjadi di Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 Rama Nirwana Kecamatan Seputih Raman Kabupaten Lampung Tengah.
Menurut informasi data yang didapat media KomalaNews.com, pada tahun 2024 s.d 2025, dalam realisasi ada beberapa komponen, yang diduga tidak diyakini kebenarannya seperti.
Komponen Pengembangan Perpustakaan Sebesar Rp. 40.360.000
Komponen Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sekolah sebesar Rp 163.785.000
Komponen Penyedia Alat Multi Media Pembelajaran Rp. 33.950.000
Komponen Pembayaran Honor 2024 s.d 2025 Sebesar Rp. 147.150.000
Komponen tersebut diduga hanya modus oknum Kepala Sekolah (INS) dan beberapa stafnya, untuk mengelabui pemerintah dan masyarakat khususnya wali murid, agar mendapatkan keuntungan besar guna memperkaya diri.
Pada saat awak media turun ke lapangan guna untuk melihat kondisi SDN 2 Rama Nirwana pasca di kunjungi Gubernur Lampung dan Plt Bupati Lampung Tengah, terlihat sangat miris seperti tidak ada bekas pemeliharaaan yang di anggarkan melalui dana BOS, terlihat cat tembok yang terkelupas lantai yang tampak usang dan plafon yang tampak sudah banyak rusak termakan usia, belum lagi di dapati pojok baca yang tidak ada di tiap kelas nya, namun di anggarakan tiap tahun melalui Dana BOS.
Yang lebih mengejutkan pada saat awak media coba bertanya kepada salah satu guru untuk jumlah keseluruhan anak murid yang bersekolah di SDN 2 Rama Nirwana ada berapa sang guru menjawab untuk tahun ini hanya ada 89 siswa dan tidak pernah lebih dari 100 siswa.
“Iy bang untuk jumlah siswa nya tahun ini Cuma ada 89 siswa itu di bagi 6 ruang kelas, tahun kemarin malah lebih sedikit lagi, sekolah ini gak pernah lebih dari 100 siswa setiap tahun nya,” ucapnya.
Lantas pernyataan itu berbanding terbalik dengan jumlah siswa yang ada di tiap pencairan anggaran BOS, untuk di ketahui pada tahun 2024 jumlah siswa SDN 2 Rama Nirwana berjumlah 148 siswa dan untuk di tahun 2025 ada kenaikan jumlah siswa yaitu 178 siswa, atas temuan ini juga ada dugaan mark’up jumlah siswa yang di lakukan (INW) untuk meraup keuntungan pribadi guna memperkaya diri.
Lantas awak media mencoba menghubungi Kepala Sekolah SDN 2 Rama Nirwana (INW) melalui pesan whatsap…
Sampai ditayangkannya berita ini Kepala Sekolah SDN 2 Rama Nirwana (INW) belum memberikan hak jawabnya.(Tim-Red)











