Forum Kota.id- Siantar
Diduga seorang laki-laki dibunuh sadis sempat viral di media sosial (Medsos), dijalan Pattimura, Kecamatan Siantar Timur, Kabupaten Simalungun Propinsi Sumatera pada hari Jumat 16 Januari 2026.
Dalam satu hari, ada dua kasus pembunuhan terjadi dan menimbulkan kepanikan serta keresahan di tengah masyarakat dikota Pematang Siantar.
Dalam kasus baru terjadi pada hari Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 11.30 WIB, ketika warga menemukan sesosok mayat laki-laki dewasa di pinggiran sungai Bah Bolon di bawah jembatan belakang STTC, Jalan Pattimura, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Siantar Timur, kota Pematang Siantar.
Mayat tersebut ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan luka parah, mengindikasikan dugaan kuat sebagai korban tindak kekerasan.
Terkonfirmasi oleh awak media ketua RW 01 Kelurahan Pahlawan, yaitu Irnawati berumur 48 tahun mengatakan, ” Iya memang benar adanya penemuan mayat tersebut, dan saya mengaku baru pertama kali menerima informasi dari warga sekitar yang melihat adanya mayat di lokasi kejadian, ” ungkapnya.
“Setelah mendapat kabar, warga langsung mendatangi lokasi untuk memastikan, benar adanya ” ucapnya.
Sekitar pukul 11.45 WIB, aparat gabungan dari Babinsa Koramil 02/ Siantar Timur bersama personel Polsek Siantar Timur tiba di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan dan olah awal lokasi kejadian tersebut.
Selanjutnya, pada pukul 12.30 WIB, jenazah dievakuasi oleh Tim Inafis Polres Pematang Siantar langsung dibawa ke RSUD dr. Djasamen Saragih guna untuk dilakukan visum dan autopsi, sekaligus untuk mengungkap identitas serta penyebab kematian korban.
Peristiwa ini sempat viral medsos dikarenakan kasus ini menambah daftar kelam kriminalitas di Kota Pematang Siantar, hanya berselang beberapa jam setelah kasus pembunuhan lainnya terjadi di hari yang sama. Kondisi ini memicu kekhawatiran publik dan sorotan tajam terhadap situasi keamanan kota di Pemetang Siantar.
Masyarakat mendesak aparat penegak hukum untuk mengungkap pelaku secara cepat dan transparan, serta meningkatkan patroli dan pengawasan demi mencegah kejadian serupa terulang dan hingga kini dari pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif hingga berita ini diturunkan, identitas korban belum diketahui.
Penulis : (JS)
