Kapolsek Kalirejo Resort Lampung Tengah Ungkap Kronologis Dua Anak Perempuan Tenggelam.

Berita, Lampung5 Dilihat
banner 468x60

LAMPUNG TENGAH, | Forumkota.id – Kejadian Dua anak perempuan tenggelam Peristiwa duka mendalam terjadinya, Di wilayah Kecamatan Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah. Pada Senin, 26 Januari 2026

Kejadian ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, 2 orang anak  perempuan inisial EFR (7) dan AJP (7) ditemukan kondisi meninggal dunia akibat tenggelam di lokasi bekas galian pasir yang berada Di dusun I, Kampung Sendang Agung.

banner 525x280

Menurut keterangan Kapolsek Kalirejo, Iptu Agus Supriyadi, S.H., M.H mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 12.30 WIB saat kedua korban bersama beberapa temannya pergi ke aliran sungai dengan tujuan mencari keong sekaligus bermain air.

Saat berada di sungai dengan kedalaman air sekitar 50 sentimeter, korban diduga bermain air sambil tiduran di aliran yang cukup deras.

Arus sungai kemudian menyeret kedua korban ke arah lubang bekas galian pasir yang memiliki kedalaman sekitar dua meter, sehingga menyebabkan keduanya tenggelam.

Keterangan : Saat berada di sungai dengan kedalaman air sekitar 50 sentimeter, korban diduga bermain air sambil tiduran di aliran yang cukup deras. (BoRnok/Forumkota.id)

“Seorang saksi sempat berupaya memberikan pertolongan, namun karena derasnya arus dan dalamnya kubangan bekas galian pasir, korban tidak dapat diselamatkan,” kata Kapolsek saat di konfirmasi, Selasa (27/1/26).

Lebih lanjut, warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berusaha melakukan pencarian secara bersama-sama.

Sekitar pukul 14.00 WIB, kedua korban akhirnya ditemukan Di dasar kubangan bekas galian pasir dalam kondisi meninggal dunia dan selanjutnya dibawa ke rumah duka masing-masing.

Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan oleh petugas medis Puskesmas Sendang Agung, tidak ditemukan adanya luka maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Kedua korban dinyatakan meninggal dunia akibat tenggelam. Pihak keluarga korban pun juga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah dengan menulis surat pernyataan.

Atas kejadian tersebut, Kapolsek kembali mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan mengingatkan untuk tidak bermain di sekitar sungai maupun lokasi bekas galian yang berpotensi membahayakan keselamatan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *