Delapan Kapal Disiapkan Layani Mudik Lebaran 1447 H di Pelabuhan Bula

Forum Kota3 Dilihat
banner 468x60

 

 

banner 525x280

Bula . Kabupaten Seram Bagian  Timur Provinsi Maluku – Kepala Syahbandar Bula, Jonly Arnold Penturi, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai fasilitas dan armada kapal untuk mendukung kelancaran angkutan mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Kabupaten Seram Bagian Timur. Hal tersebut disampaikan dalam wawancara bersama wartawan pada Kamis, 12 Maret 2026, di ruang kerjanya.

Menurut Penturi, hingga saat ini terdapat delapan kapal yang siap melayani pelayaran mudik dari dan menuju wilayah tersebut. Delapan kapal tersebut terdiri dari dua kapal swasta dan enam kapal perintis yang rutin melayani pelayaran antarwilayah di daerah kepulauan.

Dua kapal swasta yang melayani rute pelayaran di Pelabuhan Bula adalah Kapal Cantika Lestari 6E yang melayani rute dari Ambon serta Kapal Fajar Indah 2 yang beroperasi dari Sorong, Papua Barat. Sementara itu, enam kapal perintis yang disiapkan pemerintah untuk mendukung mobilitas masyarakat selama mudik antara lain Kapal Sabuk Nusantara 77, Kapal Sabuk Nusantara 75, Kapal Sabuk Nusantara 54, Kapal Sabuk Nusantara 39, Kapal Sabuk Nusantara 106 serta Kapal Frans Kaisiepo.

Penturi menjelaskan bahwa Pelabuhan Bula saat ini telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung seperti terminal penumpang, gudang, serta dermaga dengan panjang sekitar 60 meter. Dermaga tersebut mampu melayani hingga empat kapal sekaligus dalam satu waktu sandar.

Ia juga menjelaskan bahwa pelabuhan singgah di wilayah Bula selama ini melayani sekitar delapan kapal, baik kapal swasta maupun kapal perintis yang menghubungkan berbagai wilayah di Maluku dan kawasan timur Indonesia.

Menurutnya, persiapan angkutan mudik Lebaran telah dilakukan sejak awal tahun oleh pemerintah melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Koordinasi dilakukan sejak Januari hingga Maret 2026 guna memastikan kesiapan kapal, jadwal pelayaran, serta pelayanan kepada masyarakat selama masa mudik.

Salah satu program yang disiapkan pada tahun ini adalah tiket gratis untuk masyarakat yang menggunakan Kapal Cantika Lestari 6E. Program ini merupakan kerja sama antara pemerintah melalui Kementerian Perhubungan, pemerintah daerah, serta perusahaan pelayaran PT Dharma Indah.

Untuk program tiket gratis tersebut, kapal dijadwalkan berangkat dari Ambon menuju Bula pada 13 Maret 2026, sementara pelayaran kembali dari Bula menuju Ambon dijadwalkan pada 30 Maret 2026.

Penturi menegaskan bahwa pihak Syahbandar akan terus memberikan dukungan penuh terhadap kelancaran arus mudik serta memastikan pelayanan kepada penumpang berjalan dengan baik. Selain itu, pihaknya juga akan menjaga ketertiban dan keamanan di area pelabuhan selama periode angkutan Lebaran.

Pada prinsipnya kami tetap mendukung kelancaran angkutan mudik dan berupaya memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa berdasarkan pengalaman beberapa tahun terakhir, di Pelabuhan Bula tidak pernah terjadi penumpukan penumpang yang signifikan. Kepadatan biasanya justru terjadi karena banyaknya pengantar dan pengunjung yang datang ke area pelabuhan untuk mengantar keluarga.

Menurutnya, rute pelayaran yang biasanya mengalami lonjakan penumpang adalah rute menuju Kecamatan Geser, wilayah Gorom, serta Kecamatan  Kesui  Watubela. Kecamatan Teor . Kapal yang melayani rute tersebut umumnya beroperasi setiap minggu, bahkan menjelang Lebaran biasanya masih ada kapal tambahan yang berlayar pada H-2 atau H-1 sesuai jadwal yang diperbarui.

Selain menyiapkan armada kapal, pihak Syahbandar Bula juga membuka Posko Angkutan Lebaran yang akan beroperasi mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026. Posko ini bertujuan untuk memantau pergerakan penumpang serta memastikan seluruh kegiatan di pelabuhan berjalan tertib dan aman.

Di akhir keterangannya, Penturi juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh masyarakat Seram Bagian Timur yang akan merayakan Lebaran bersama keluarga di berbagai daerah.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Seram Bagian Timur.
Semoga perjalanan mudik berjalan lancar, aman, dan semua masyarakat dapat berkumpul bersama keluarga,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan kondisi kesehatan serta cuaca saat melakukan perjalanan laut. Jika kondisi laut sedang bergelombang atau cuaca kurang baik, masyarakat diharapkan dapat menunda perjalanan dan beristirahat demi keselamatan bersama. *** ( Muhammad Lausepa ).

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *