KKSS SBT Salurkan Bantuan Air Bersih, Warga Terdampak Kekeringan Jadi Sasaran

Forum Kota0 Dilihat
banner 636x380

 

 

banner 636x380

BULA, SERAM BAGIAN TIMUR PROVINSI MALUKU — Kepedulian terhadap warga yang terdampak kekeringan di Kecamatan Bula dan sekitarnya kembali ditunjukkan oleh Badan Pengurus Daerah (BPD) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Provinsi Maluku.

Melalui bantuan air bersih yang berasal dari kepedulian warga Sulawesi Selatan yang berdomisili di Kecamatan Bula, KKSS SBT akan mendistribusikan air bersih kepada masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air akibat kondisi kekeringan.

Bantuan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi warga Sulawesi Selatan yang terdampak kekeringan, tetapi juga diberikan kepada seluruh warga Kecamatan Bula yang mengalami kekurangan air bersih, tanpa membedakan latar belakang masyarakat.

Distribusi bantuan air bersih tersebut dijadwalkan mulai Selasa, 15 September 2026, dan akan dilakukan selama beberapa hari ke depan dengan menggunakan dua armada mobil distribusi air bersih.

Sejumlah titik telah dipersiapkan sebagai lokasi pembagian dan distribusi air bersih, yakni:

Desa Bula, kawasan depan PLN lama.

Desa Bula, pertigaan Kelapa Dua.
Desa Bula, Jalan Afganistan.

Desa Kampung Wailola, Jalan Garuda Mas.

Desa Kampung Wailola, khusus warga terdampak di kawasan Pantai Wailola.

Negeri Administratif Kampung Gorom, perempatan Kampung Gorom menuju Sesar.

Negeri Administratif Limumir, Kampung Buton, belakang Masjid Al-Hijrah.

Negeri Administratif Tansi Ambon.

Ketua Umum KKSS adalah Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., yang juga menjabat sebagai Menteri Pertanian RI. Sementara Sekretaris Jenderal KKSS adalah H. Abdul Kadir Karding, S.Pi., M.Si., yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia.

Bantuan air bersih ini menjadi bentuk solidaritas warga Sulawesi Selatan yang tinggal di Kecamatan Bula terhadap masyarakat yang sedang menghadapi persoalan kekurangan air bersih.

Di tengah kondisi kekeringan yang semakin dirasakan masyarakat, kehadiran bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga, khususnya mereka yang kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari.

KKSS SBT menegaskan bahwa distribusi air bersih diarahkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Karena itu, warga Kecamatan Bula yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih dapat memanfaatkan titik-titik distribusi yang telah ditentukan.

Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa persoalan air bersih bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan gotong royong dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.

Dengan mengerahkan dua armada distribusi, KKSS SBT berharap bantuan dapat menjangkau lebih banyak warga selama pelaksanaan distribusi berlangsung.

Kondisi kekeringan yang berdampak langsung terhadap kebutuhan dasar masyarakat juga menjadi pengingat penting bagi pemerintah daerah agar penanganan krisis air bersih tidak berhenti pada bantuan darurat semata, tetapi dilanjutkan dengan langkah konkret dan solusi jangka panjang untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat Kecamatan Bula dan wilayah sekitarnya.*** M. Lausepa.

banner 636x380