APINDO Bersinergi Hadapi Tantangan Ekonomi di Sumatera Selatan tahun 2026

Sumsel0 Dilihat
banner 636x380

FORUMKOTA.ID Palembang,-Babak baru kepemimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sumatera Selatan resmi dimulai. Zewwy Salim dikukuhkan sebagai Ketua DPD APINDO Sumatera Selatan melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW), dilaksanakan di hotel Ibis Palembang.

“Pengukuhan tersebut dihadiri jajaran pengurus pusat APINDO. Zewwy Salim melanjutkan estafet kepemimpinan dari Soemarjono Saragih yang mengakhiri masa jabatannya setelah mendapat amanah sebagai Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan. Ia akan menuntaskan sisa masa kepengurusan hingga tahun 2027,Jumat (31/07/2026).

banner 636x380

“yang diwawancarai oleh awak media Zewwy menjelaskan, penetapannya sebagai Ketua DPD APINDO Sumsel melalui proses seleksi yang diawali dengan pengajuan sejumlah nama kepada Dewan Pimpinan Pusat APINDO. Setelah melalui tahapan penilaian, dirinya memperoleh persetujuan Ketua Umum APINDO hingga akhirnya resmi dikukuhkan.

“Mengemban amanah baru, Zewwy membawa visi menjadikan APINDO Sumatera Selatan sebagai organisasi pengusaha yang kuat, profesional, dan berintegritas, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif, meningkatkan daya saing investasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

“Visi tersebut akan diwujudkan melalui penguatan sinergi dengan pemerintah, peningkatan kapasitas pelaku usaha, penciptaan iklim investasi yang sehat, perluasan kesempatan kerja, hingga penerapan tata kelola organisasi yang transparan dan profesional.

“APINDO Sumsel juga akan menjadi wadah komunikasi dan advokasi bagi dunia usaha dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” ujar Zewwy.

“Menurutnya, APINDO memiliki peran strategis yang jauh lebih luas daripada sekadar menghimpun para pelaku usaha. Organisasi ini juga memiliki tanggung jawab untuk membantu menciptakan iklim perekonomian yang sehat sehingga mampu menarik investasi baru dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

“Di tengah perlambatan ekonomi serta ketidakpastian global, Zewwy menilai Sumatera Selatan masih memiliki peluang untuk terus tumbuh. Karena itu, APINDO memilih mengedepankan pendekatan kolaboratif dengan pemerintah dibanding sekadar menyampaikan kritik.

“Yang kita ketahui, kondisi ekonomi saat ini memang sedang melambat dan penuh ketidakpastian. Namun, khususnya di Provinsi Sumatera Selatan, perekonomian masih tetap bergerak. Karena itu, sikap APINDO pada dasarnya adalah bersikap konstruktif, berkolaborasi, dan berorientasi pada solusi,” katanya.

“Ia menegaskan APINDO akan terus memberikan masukan berbasis data kepada pemerintah agar setiap kebijakan yang diterbitkan benar-benar tepat sasaran dan mampu memberikan kepastian bagi dunia usaha. Menurutnya, stabilitas regulasi menjadi faktor penting dalam mendorong investasi dan menjaga kepercayaan pelaku usaha.

“Selain menjadi mitra strategis pemerintah, APINDO Sumsel juga akan memperkuat perannya sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam menyelesaikan berbagai persoalan secara objektif sekaligus menghadirkan solusi bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Tak hanya itu, organisasi ini juga berkomitmen menjaga keberlangsungan dunia usaha agar mampu mempertahankan lapangan kerja, menekan angka pemutusan hubungan kerja (PHK), serta menjaga daya beli masyarakat sehingga roda perekonomian Sumatera Selatan tetap bergerak.

“Sebagai langkah konsolidasi organisasi, Zewwy memastikan akan melakukan penyegaran kepengurusan APINDO di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.

“Ke depan kami akan melakukan penyegaran kepengurusan APINDO di 17 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan agar organisasi semakin solid dan mampu menjawab berbagai tantangan dunia usaha di daerah,” tutupnya.

banner 636x380

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *