Berencana Membuat Buku Sejarah Kelurahan Bandengan dan Karangsari, Jajaran DPD IWOI Kendal Jalin Sinergitas Dengan Kedua Kelurahan Tersebut

Forumkota.id _ Kendal. Jajaran DPD IWOI Kendal silaturahmi dan bersinergi dengan Kelurahan Bandengan untuk membuat terobosan yaitu membukukan sejarah Asal Bandengan.

Jajaran DPD Iwoi kendal, ditemui langsung oleh Lurah Bandengan, Kendal yaitu bapak NUR ALI, SH. Beliau mulai memimpin Kelurahan Bandengan tahun 2026 ini yang terletak di Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Kelurahan Bandengan memiliki luas wilayah sekitar 196.875 Ha dan penduduk sekitar 5.429 jiwa.

 

Sebelumnya sempat bertemu Ketua Tanzfidziah Kelurahan Bandengan, Kyai Syafi’i. Kehadiran jajaran diterima baik karena akan menambah khasanah dan budaya, serta untuk memberi pembelajaran kepada anak cucu nanti.

Selanjutnya, jajaran DPD IWOI menuju kelurahan Karangsari. Dikarenakan Pak lurah, Didik Agus setyawan masih dinas luar, kami bertemu salah satu staff, kelurahan karangsari.

Sementara, Data wilayah Karangsari, Kendal, Jawa Tengah:

– *Luas Wilayah*: 152,845 Ha

– *Jumlah Penduduk*: 5.140 jiwa (L: 2.588, P: 2.552)

– *Jumlah Dusun*: 8 dusun, 16 RT

– *Pekerjaan Penduduk*: Petani, pedagang, wiraswasta, dan lain-lain

– *Fasilitas Pendidikan*: SD N 3 Karangsari

– *Fasilitas Kesehatan*: Pusat Kesehatan Desa

 

Data penduduk menurut populasi per wilayah:

– *Dusun Kopat*: 134 jiwa (L: 78, P: 56)

– *Dusun Cekelan*: 149 jiwa (L: 85, P: 64)

– *Dusun Dukuh*: 139 jiwa (L: 73, P: 66)

– *Dusun Josutan*: 137 jiwa (L: 79, P: 58)

– *Dusun Sendang*: 49 jiwa (L: 36, P: 13)

– *Dusun Gunung Pentul*: 59 jiwa (L: 36, P: 23)

– *Dusun Ngruno*: 85 jiwa (L: 44, P: 41

 

Berdasar beberapa arahan dan petunjuk dari kelurahan Jajaran mulai menelusuri sejumlah makam dan beberapa peninggalan para leluhur.

 

Menurut penanggungjawab team dari DPD IWOI Kendal yang juga Pembina DPD IWOI Kendal, Drs Suparto, setelah melakukan investigasi, literasi dan mengumpulkan bukti, team akan membuat buku dan selanjutnya akan dibedah bersama jajaran dinas terkait serta para ulama dan tokoh masyarakat.