JAKARTA, FORUMKOTA.ID _ Literasidusunpapua.com Membangun budaya literasi kini tidak lagi terbatas di ruang kelas formal.
Semangat inilah yang diusung oleh Literasidusunpapua.com, sebuah gerakan akar rumput independen yang menyediakan ruang terbuka umum bagi pemuda dan mahasiswa asal Papua untuk mengasah kemampuan berpikir kritis serta mengolah informasi dalam kehidupan sehari-hari.
Gerakan ini awalnya diinisiasi secara swadaya oleh lima pemuda Papua di tengah pusat ibu kota pada 06 Maret 2025. Bertempat di area lapangan bola basket nasional Taman Menteng, Jakarta Pusat, mereka mendirikan Komunitas Literasi Mee-Uwo Jakarta (KLMUJ) atau yang dikenal luas sebagai “Lapak Baca Buku Taman”. Lima inisiator tersebut dipimpin oleh Oktowimelek Gobai bersama Jhon Gipedi Nawipa, serta didukung penuh tiga anggota lainnya yakni Petrus Adii, Oktopianus Bunai, dan Apelen Tebai.
Mengusung Konsep Sederhana tapi Bermakna
Menggunakan ruang terbuka publik, komunitas ini menerapkan konsep belajar yang inklusif namun sarat esensi. Di tempat ini, para mahasiswa se-Jabodetabek berkumpul bukan hanya untuk membaca buku, melainkan juga berdiskusi, belajar berhitung, menganalisis masalah, serta saling bertukar gagasan.
Lebih dari itu, komunitas ini juga menjadi tempat pelatihan soft skills yang berharga, seperti latihan berbicara di depan umum (public speaking), pembuatan konten video pendek kreatif, hingga teknik mendokumentasikan kegiatan belajar.
Langkah nyata ini langsung memikat perhatian publik. Hanya dalam waktu dua minggu sejak diluncurkan, gerakan KLMUJ langsung mendapat apresiasi berupa tawaran kerja sama pemenuhan buku (sponsor) dari media internasional BBC News. Dukungan juga mengalir dari berbagai komunitas literasi lokal yang turut membantu memublikasikan aktivitas lapak baca serta konten edukatif mereka.
Transformasi Digital Menuju Kemandirian di Tahun 2026
Memasuki tahun 2026, Komunitas Literasi Mee-Uwo Jakarta resmi bertransformasi menjadi Literasidusunpapua.com (LDP). Bergerak sepenuhnya secara independen, platform ini memperluas jangkauan edukasinya melalui saluran media sosial populer mulai dari WhatsApp, Facebook, Instagram, TikTok, hingga YouTube.
Di bawah kepemimpinan yang progresif, tim Literasidusunpapua.com aktif memproduksi produk jurnalistik dan peliputan berita lokal.
Mereka konsisten mengawal aktivitas organisasi seperti Ikatan Mahasiswa Papua (IMAPA), dinamika kampus, hingga menyuarakan berbagai isu krusial dan fakta humaniora di tanah Papua —salah satunya laporan mendalam terkait dampak musim kemarau panjang di Papua.
Pihak pengelola menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh anggota lapak baca yang telah berkolaborasi, mendedikasikan waktu, serta menuangkan ide-ide kreatif demi menghidupkan ruang belajar bersama ini.
Generasi muda juga diajak untuk terus meramaikan lapak baca fisik maupun mendukung gerakan ini dengan mengikuti akun media sosial resmi literasidusunpapua.
Reporter : Jhon Gipedi Nawipa
Editor : Redaktur pelaksana













