Imbas Hujan Deras, Sungai Dengkeng di Klaten Meluap Mengakibatkan Sejumlah Desa Kebanjiran

Forum Kota5 Dilihat
banner 468x60

Forumkota.id, Klaten – Hujan deras sejak Selasa (3/3) sore memicu terjadinya luapan Sungai Dengkeng beserta anak sungainya. Air naik ke permukiman di Kecamatan Cawas, Bayat, Trucuk dan Wedi.

 

banner 525x280

“Air mulai naik ke tanggul utara dan selatan Sungai Dengkeng sekitar pukul 21.15 WIB. Semakin malam semakin deras,” ungkap Margono warga sekitar bendungan dan jembatan Cawas, Desa Plosowangi, Kecamatan Cawas.

 

Dijelaskan Margono, air lebih banyak melompat tanggul ke selatan di Desa Cawas, Kecamatan Cawas. Air masuk permukiman dan jalan raya.

“Air di jalan raya, jadi Desa Cawas sekitar pasar belum bisa dilewati saat ini (pukul 04.00 WIB). Kalau tempat saya (Utara jembatan Cawas) relatif aman,” jelas Margono.

 

Kepala Desa Japanan, Kecamatan Cawas, Eko Puji Sarwono, menyampaikan air meluap ke wilayahnya menjelang tengah malam. Ada dua dusun terdampak.

 

“Ada dua dusun yang terdampak. Air melompat tanggul di utara sungai Dengkeng,” kata Eko.

 

Air tersebut, terang Eko, meluap karena ada ranting menahan arus sehingga berbelok. Jika air tidak surut rendaman air bisa meluas.

 

“Kalau ini tidak segera surut bisa meluas ke Desa Tlingsing sampai Bogor. Belum ada yang dievakuasi,” jelasnya.

 

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Klaten, Syahruna, menjelaskan hujan intensitas sedang-lebat terjadi pada hari Selasa 3 Maret 2026 sekitar pukul 16.30-23.00 WIB. Sampai pukul 02.46 WIB hari ini di Kecamatan Trucuk ada lima desa terendam.

 

“Ada lima desa, Desa Kalikebo, Trucuk, Karangpakel, Gaden, dan Planggu. Ketinggian air bervariasi 20 centimeter sampai satu meter,” terang Syahruna.

 

Di Kecamatan Cawas, sebut Syahruna, ada beberapa desa terdampak. Yaitu Desa Cawas, Plosowangi, Baran, Japanan dan Tlingsing.

“Di Cawas ada Desa Cawas, Plosowangi, Baran, Japanan dan Tlingsing. Di Kecamatan Bayat meliputi Desa Paseban, Kebon dan Wiro dengan ketinggian bervariasi dan di Di Kecamatan Wedi ada Desa Melikan yang tergenang,” lanjut Syahruna.

 

Selain kecamatan di aliran sungai Dengkeng itu, genangan juga dilaporkan Kecamatan Prambanan. Meliputi Desa Pereng, Kebondalem Lor dan Tlogo. BPBD Klaten, SAR Gabungan serta komunitas relawan tengah melakukan pendataan, penanganan awal dan evakuasi.

 

“Masih pendataan, penanganan awal dan evakuasi. Saat ini kami sudah mendirikan posko taktis di balai Desa Cawas (depan Polsek Cawas) untuk mempermudah penanganan,” imbuhnya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *