Kapak Bengkong Fishing Club Resmi Berdiri, Siap Beraksi di Lamongan dan Pangkah

banner 468x60

Forumkota.id _ Lamongan – Komunitas baru penggemar dan pelaku penangkapan ikan resmi lahir dengan nama penuh karakter: Kapak Bengkong Fishing Club. Kelompok ini dibentuk dan diumumkan berdiri tepat pukul 23.05 WIB, Sabtu 20 Juni 2026. Di bawah pimpinan juragan muda sekaligus fotografer, Mas Fendik asal Perumahan Jafa Land, Made Lamongan, serta didampingi Kapten Ramli dan sejumlah anggota lainnya, klub ini menegaskan kesiapannya untuk turun ke berbagai “medan laga” perairan, baik sepanjang wilayah Lamongan maupun kawasan Pangkah dan sekitarnya.

Sebagai pendiri sekaligus ketua, Mas Fendik menggabungkan ketertarikannya pada dunia perikanan dan keahlian mengabadikan momen. Di sisi operasional, Kapten Ramli menjadi penopang utama berkat pengalaman panjangnya mengenal arus, kedalaman, dan kebiasaan ikan di perairan lokal. Dilengkapi anggota dengan beragam keahlian—mulai pengemudi perahu, pembaca cuaca, pengrawat alat tangkap, hingga pendukung dokumentasi—struktur ini disusun agar kegiatan berjalan teratur, aman, dan saling melengkapi. Lambang klub berupa sosok pembawa kapak dan ikan besar menjadi identitas kebanggaan, mencerminkan semangat tangguh dan adaptif.

banner 525x280

Fokus utama aktivitas Kapak Bengkong Fishing Club adalah penangkapan ikan kakap bernilai ekonomi tinggi serta jenis ikan konsumsi lain yang melimpah di wilayah tersebut. Lebih dari sekadar kelompok mencari hasil, klub ini dibangun sebagai wadah persaudaraan yang menjunjung prinsip: tetap aktif dan bergerak meski hasil buruan belum didapatkan. Nama “Kapak Bengkong” sendiri mengandung filosofi kekuatan yang tidak kaku, mampu menyesuaikan diri dengan kondisi alam, serta menyiratkan nuansa kedaerahan yang akrab di telinga masyarakat Lamongan.

Wilayah jelajah yang ditetapkan meliputi pesisir dan muara di seluruh Kabupaten Lamongan, serta meluas hingga perairan Pangkah. Mulai dari area dangkal hingga jalur penangkapan agak ke tengah laut, klub menyatakan siap menjelajahi lokasi mana pun yang berpotensi maupun menjadi tantangan baru. Kawasan Made dan sekitarnya, tempat berdomisili Mas Fendik, berfungsi sebagai basis awal serta titik kumpul sebelum berangkat melaut.

Sejak momen penetapan berdirinya klub pada pukul 23.05 WIB, pembagian tugas langsung diberlakukan. Mas Fendik mengurus arah kebijakan, hubungan luar, serta mendokumentasikan setiap perjalanan untuk memperkenalkan kekayaan laut daerah kepada masyarakat luas. Kapten Ramli bertanggung jawab menentukan jadwal, rute, jenis umpan dan alat tangkap, serta menjaga keselamatan seluruh anggota di tengah laut. Anggota lain mengisi peran pendukung mulai persiapan perahu hingga penanganan hasil tangkapan.

Prinsip kerja sama dan pantang menyerah menjadi pondasi utama. Di hari-hari di mana ikan kakap maupun jenis lain sulit ditemukan, klub tidak berhenti bergerak. Momen itu justru dimanfaatkan untuk berbagi pengalaman, mengevaluasi teknik, memperbaiki pancing, serta mengamati perubahan alam. “Bagi Kapak Bengkong Fishing Club, melaut bukan hanya soal berapa kilogram yang dibawa pulang. Semangatnya ada pada kebersamaan, keaktifan, dan terus belajar—baik saat pulang penuh hasil maupun pulang membawa harapan untuk esok hari,” ungkap Mas Fendik.

Ke depannya, klub berencana menyusun jadwal rutin ke berbagai titik di Lamongan dan Pangkah, sekaligus membangun jejaring dengan pelaku pasar lokal agar ikan kakap dan hasil tangkapan lain tersalurkan dengan lebih baik. Identitas serta semangat yang terbangun diharapkan menjadikan Kapak Bengkong Fishing Club sebagai wadah positif yang mengangkat potensi sekaligus kearifan warga pesisir.

sunariyanto

banner 636x380

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *