Seorang perempuan Palestina berusia 20 tahun tewas akibatkekurangan gizidiItaliahanya sehari setelah dievakuasi dari JalurGaza, media lokal melaporkan pada Sabtu.
Menurut laporan kantor beritaANSAseperti yang dilaporkanAntara,Seorang perempuan bernama Marah Abu Zuhri meninggal pada Jumat di Pisa setelah tiba di Italia dengan pesawat militer dari Brigade Udara ke-46 sebagai bagian dari operasi kemanusiaan pemerintah Italia.
Juga disebutkan, Zuhri dalam kondisi sangat kekurangan gizi saat pesawat mendarat pada malam Kamis bersama pasien Palestina lainnya dan keluarga mereka.
Zuhri, yang didampingi oleh ibunya, langsung dibawa ke Rumah Sakit Cisanello karena kondisinya kritis.
Dalam pernyataannya, Rumah Sakit Universitas Pisa (AOUP) menyampaikan “dukacita yang mendalam” atas kematian perempuan muda itu.
Kelaparan dan malnutrisi terus mengambil nyawa di Jalur Gaza di tengah blokade Israel yang menghentikan pasokan makanan dan obat-obatan.
Angka kematian akibat kelaparan di wilayah kantong Palestina kini mencapai 240 orang, termasuk 107 anak.
Sejak 27 Mei, pasukan Israel telah membunuh 1.898 warga Palestina dan melukai 14.113 orang lainnya saat mereka berusaha mendapatkan bantuan kemanusiaan.
Blokade yang diperketat Israel sejak Maret dengan penutupan seluruh perlintasan telah membawa 2,4 juta penduduk Gaza ke bencana kemanusiaan parah yang ditandai dengan kelaparan, penyakit, dan runtuhnya layanan dasar.
Pada November 2024, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap pemimpin Israel Benjamin Netanyahu dan mantan menteri pertahanannya, Yoav Gallant, atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) terkait perang yang mereka luncurkan di wilayah tersebut.












