Forum Kota | Kendal, Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Kendal, Mashuri berharap, Pemerintah Kabupaten Kendal memberikan perhatian lebih terhadap pembinaan atlet catur sejak usia dini.
“Salah satu langkah strategi yang perlu dilakukan adalah memasukkan olahraga catur ke dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah, baik tingkat SD dan SMP,” ujarnya, Kamis (4/12/2025).
Mashuri menegaskan, melalui pelatihan berjenjang dari bangku sekolah menjadi kunci lahirnya pecatur-pecatur muda yang kompetitif.
“Ini penting untuk pelatihan pecatur Kabupaten Kendal. Jadi kalau ingin naik kelas, ya pelatihannya harus dimulai dari jenjang SD sampai SMP,” tandasnya.
Mashuri tidak menampik, prestasi catur di Kendal masih tertinggal dibandingkan daerah lain yang telah melakukan pelatihan secara intensif.
“Di Semarang dan Solo, pembinaannya sudah matang. Mereka sudah menerapkan di sejumlah sekolah. Kita masih jauh tertinggal. Karena itu kami berharap olahraga catur bisa masuk kurikulum ekstrakurikuler,” ungkapnya.
Mashuri menambahkan, upaya ini juga menjadi investasi jangka panjang untuk mempersiapkan atlet menjelang Porprov mendatang.
“Ini bagian dari strategi menuju Porprov berikutnya. Harapannya, atlet muda catur Kabupaten Kendal bisa terus tumbuh dan siap bersaing,” imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari menyambut positif usulan Ketua Percasi Kendal tersebut.
Pihaknya juga memastikan aspirasi Percasi telah diterima dan akan ditindaklanjuti melalui pembahasan internal bersama dinas terkait.
“Nanti akan kami bahas lagi dengan dinas terkait, kemudian disiapkan surat edarannya. Tapi memang itu butuh proses,” kata Bupati.
Ditegaskan, Pemkab Kendal terus berkomitmen mendukung penuh upaya peningkatan prestasi atlet daerah.
“Pembinaan seperti ini bagian dari dukungan pemerintah daerah untuk memajukan olahraga. Kami juga akan terus mendorong atlet-atlet Kabupaten Kendal, supaya bisa berprestasi lebih tinggi lagi,” tandas Bupati.
