KontraS: Polri Wajib Jamin Keamanan dan Selesaikan Kasus Hilangnya Orang

Hukum68 Dilihat
banner 468x60

, JAKARTA – Komite untuk Orang Hilang dan Korban Tindakan Kekerasan (KontraS) mengucapkan apresiasi terhadap usahaPolridalam memberikan rasa nyaman kepada warga saat menyampaikan pendapat di depan umum.

Namun, KontraS juga menyoroti tugas besar yang belum selesai terkait dugaan kasus penghilangan seseorang secara paksa.

banner 336x280

Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, menekankan bahwa keselamatan dalam aksi demonstrasi tidak boleh hanya menjadi bentuk formalitas.

“Kami menghargai kinerja polisi yang berupaya menciptakan rasa aman bagi setiap individu saat berunjuk rasa di tempat umum. Namun, ada isu penting lain yang juga perlu segera diselesaikan,” ujar Dimas dalam pernyataannya, Rabu (8/10).

Ia menyebutkan hingga saat ini masih terdapat dua orang yang dilaporkan hilang, yaitu Reno Syaputra Dewo dan Muhammad Farhan Hamid.

Keduanya terakhir kali tampak pada 29 Agustus di sekitar Markas Brimob Kwitang, Jakarta.

Menurutnya, kehadiran mereka yang masih belum diketahui hingga saat ini memicu trauma baru sekaligus mengingatkan kembali pada tindakan penghilangan paksa yang pernah terjadi di masa lalu.

“Kami juga menyampaikan kepada jajaran kepolisian bahwa hal ini bisa menjadi tugas penting bagi Polri agar pengalaman masa lalu tidak terulang kembali dan menjadi isu penghilangan paksa,” tambahnya.

KontraS menekankan bahwa Polri tidak hanya diharuskan menjaga kebebasan berekspresi masyarakat, tetapi juga bertanggung jawab penuh dalam menyelesaikan kasus pelanggaran HAM, termasuk memastikan jelasnya nasib orang yang hilang.

Bagi KontraS, penyelesaian perkara tersebut merupakan bagian dari komitmen lembaga kepolisian dalam memperkuat kepercayaan masyarakat serta menjunjung hak asasi manusia,” tutup Dimas.(mcr8/jpnn)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *