Lamongan | forumkota.id Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, aktivitas jual beli hewan qurban di wilayah Kabupaten Lamongan mulai meningkat. Lapak penjualan sapi dan kambing di sejumlah titik tampak ramai dipadati masyarakat yang berburu hewan qurban terbaik. Guna memastikan situasi tetap aman, tertib serta kondusif, sosok humanis anggota Polri kembali hadir di tengah masyarakat.(17/05/2026)
Adalah Aipda Nanang Sumantri atau yang akrab dikenal masyarakat dengan sebutan Abang Uman Wonge Negoro, melaksanakan kegiatan monitoring sekaligus memberikan imbauan kamtibmas kepada para penjual hewan qurban melalui kegiatan Door to Door System (DDS) di wilayah Kabupaten Lamongan.
Kegiatan monitoring dilakukan di lapak penjualan kambing milik H. Kasbu di Dusun Kalikapas Desa Sidomukti Kecamatan Lamongan Kota serta di Pasar Hewan Guminingrejo Kecamatan Tikung yang menjadi salah satu pusat transaksi hewan ternak terbesar menjelang Idul Adha.
Dengan gaya santai namun penuh keakraban, Aipda Nanang Sumantri SH berdialog langsung dengan para peternak dan pedagang sapi maupun kambing. Selain menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat, dirinya juga mengingatkan agar para pedagang selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal seperti pencurian hewan ternak, penipuan transaksi maupun peredaran ternak yang tidak sehat.
“Menjelang Idul Adha aktivitas ekonomi masyarakat meningkat, sehingga kewaspadaan juga harus ditingkatkan. Pastikan kandang aman, penerangan cukup dan segera melapor apabila ada orang mencurigakan,” ujar Aipda Nanang Sumantri SH kepada para pedagang.
Tak hanya menjalankan tugas sebagai Bhabinkamtibmas, Abang Uman Wonge Negoro juga diketahui berdinas di Satuan Intelijen dan Keamanan Polres Lamongan Unit 2 bidang ekonomi. Kehadirannya di tengah para peternak pun menjadi bentuk nyata sinergitas pengamanan sekaligus monitoring stabilitas ekonomi masyarakat menjelang hari besar keagamaan.
“Ibarat sekali berlayar, dua sampai tiga pulau terlampaui,” gurau salah satu pedagang yang merasa senang karena selain mendapat imbauan keamanan, para peternak juga bisa menyampaikan kondisi harga dan kesehatan ternak secara langsung kepada pihak kepolisian.
Dari hasil koordinasi bersama Sekretaris Dinas Kesehatan Hewan dan para peternak di Kabupaten Lamongan, hingga saat ini belum ditemukan adanya kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di wilayah Lamongan. Kondisi tersebut membuat para peternak merasa lebih tenang dibanding tahun-tahun sebelumnya yang sempat dihantui kekhawatiran penyebaran PMK.
Stabilnya kondisi kesehatan hewan juga berdampak positif terhadap harga jual ternak yang relatif aman dan stabil di pasaran. Para pedagang mengaku optimis penjualan tahun ini meningkat karena masyarakat tidak lagi was-was membeli hewan qurban.
“Kami bersyukur tahun ini kondisi ternak sehat, pembeli juga ramai. Kehadiran pak bhabin membuat kami merasa aman dan diperhatikan,” ungkap salah satu pedagang kambing di Pasar Hewan Guminingrejo.
Kapolres Polres Lamongan AKBP Arief Fazlurrahman mengapresiasi kegiatan anggota yang aktif hadir di tengah masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha. “Kegiatan monitoring dan sambang yang dilakukan anggota Bhabinkamtibmas merupakan bentuk kepedulian Polri dalam menjaga keamanan, stabilitas ekonomi masyarakat serta memastikan situasi tetap kondusif menjelang Idul Adha.
Kami berharap masyarakat merasa aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas jual beli hewan qurban,” ujar Kapolres Lamongan AKBP Arief Fazlurrahman, S.I.K., M.H., M.Si.
Dengan semangat humanis dan pendekatan kekeluargaan, kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penjaga keamanan, namun juga sahabat masyarakat dalam menjaga stabilitas ekonomi, kesehatan hewan ternak serta menciptakan suasana Idul Adha yang aman, nyaman dan penuh keberkahan di Kabupaten Lamongan.
(Iswanto)













