FORUMKOTA.ID | LAMPUNG TENGAH – Owner mitra JNT Cargo Punggur, Lampung Tengah, akhirnya menyampaikan permohonan maaf terkait dugaan tindakan oknum admin yang melontarkan pesan WhatsApp kepada customer dengan tuduhan mau nipu apa gimna.
Permohonan maaf tersebut disampaikan langsung oleh Iwan selaku owner mitra JNT Cargo Punggur kepada customer bernama Rahayu melalui sambungan telepon WhatsApp.
Dalam keterangannya, ia mengaku menyesalkan adanya pelayanan yang dinilai kurang profesional dan berjanji akan menegur admin yang bersangkutan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Saya owner JNT Punggur memohon maaf dan saya akan ke Punggur untuk menegur orang tersebut. Atas kejadian ini saya mohon maaf, semoga tidak akan terulang lagi,” ujar Iwan.
Sementara itu, Rahayu selaku customer yang merasa dirinya dituduh mengaku menerima permohonan maaf tersebut dengan lapang dada.
Meski demikian, ia menyayangkan hingga saat ini belum ada itikad baik ataupun permohonan maaf secara langsung dari oknum admin yang diduga mengirimkan pesan tersebut.
“Saya sangat menghargai owner tersebut karena sudah meminta maaf dan saya maafkan.
Tapi sangat disayangkan admin tersebut tidak ada permohonan maaf secara langsung ataupun melalui pesan WhatsApp,” kata Rahayu kepada awak media.
Rahayu juga meminta pihak penyedia jasa pengiriman JNT Cargo Punggur untuk melakukan evaluasi dan penindakan terhadap disiplin oknum admin tersebut, khususnya dalam pelayanan kepada customer.
“Kami meminta kepada penyedia jasa JNT Cargo Punggur Lampung Tengah untuk menindaklanjuti disiplin pegawai admin tersebut karena ini sudah menyangkut dan membawa nama pelayanan jasa pengiriman JNT Punggur,” tambahnya.
Peristiwa ini menjadi perhatian agar seluruh pelayanan jasa pengiriman dapat lebih profesional, menjaga etika komunikasi, serta mengedepankan klarifikasi sebelum menyampaikan tuduhan kepada customer melalui media WhatsApp atau jejaring sosial lainnya.













