, GIANYAR –Makanan olahan kambing, seperti sate kambing hingga lawar kambing, selama ini menjadi salah satu makanan favorit masyarakat Gianyar, Bali.
Namun demikian, peternakan kambing belum banyak diminati oleh masyarakat.
Padahal, Kabupaten Gianyar memiliki potensi peternakan yang sangat besar, namun masih belum banyak yang tertarik untuk menekuni bidang ini.
Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Tribun Bali, Minggu 28 September 2025, produksi ternak kambing untuk konsumsi lokal saja belum mampu terpenuhi, sehingga membutuhkan adanya peternak muda baru di Gianyar.
“Peternakan kambing bisa menjadi pekerjaan sambilan yang menjanjikan, dengan pakan yang melimpah di lahan-lahan yang tidak terawat,” kata Nyoman Arya Darma, pengamat peternakan.
Ia menambahkan bahwa jika masyarakat ingin fokus pada peternakan kambing, ia yakin hal itu dapat menjadi penopang perekonomian yang signifikan.
“Kami yakin, jika ditekuni dengan serius maka akan sangat bermanfaat untuk perekonomian jangka panjang,” katanya.
Di sisi lain, Kabid Pengembangan Potensi Peternakan, Distannak Gianyar, Anak Agung Parwata, mengonfirmasi hal tersebut.
Katanya, selain kambing, potensi peternakan di Gianyar masih sangat terbuka dan dapat dikembangkan lebih luas.
Namun, masih jarang pemuda yang tertarik menekuni bidang peternakan.
“Kami siap mencetak peternak muda di Gianyar, tetapi masih menunggu petunjuk pelaksanaan bantuan peternakan yang akan turun ke Gianyar,” katanya.
Menurutnya, dengan potensi besar ini, Gianyar seharusnya dapat menjadi pusat peternakan yang signifikan, namun diperlukan kesadaran dan minat dari masyarakat, terutama kalangan pemuda, untuk menekuni bidang peternakan.
” Tingkat konsumsi ternak, baik itu kambing dan sebagainya, di Gianyar cukup tinggi. Karena Gianyar selain menjadi tujuan pariwisata, banyak masyarakat dari luar juga yang tinggal di Gianyar, sehingga kebutuhan terhadap daging cukup tinggi. Kami akan terus melakukan upaya agar generasi muda mau menekuni peternakan,” katanya.
Agung Parwata mengatakan bahwa perhatian pemerintah terhadap sektor peternakan di Gianyar cukup tinggi.
Misalnya, ketika terjadi penyakit yang menyerang peternakan, pihaknya langsung turun tangan untuk melakukan tindak lanjut.
Baik itu dalam pemberian vaksin maupun upaya-upaya lain untuk keselamatan hewan ternak maupun pemiliknya.
“Peternakan merupakan salah satu penopang ekonomi masyarakat, sehingga pemerintah sangat serius memperhatikan peternakan,” katanya. (*)
Kumpulan ArtikelBali
