Proyek Rehabilitasi dan Rekonstruksi Jambatan di Kampung Ngestirahayu Dengan Anggaran Rp 417.895.321.00, Diduga Ada Indikasi Dikorupsi

Berita, Lampung5437 Dilihat
banner 468x60

FORUM KOTA|LAMPUNG TENGAH – Salah satu proyek Rehabilitasi dan Rekonstruksi dari anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) Lampung Tengah 2026 diduga Dikorupsi.

Pasalnya setelah tim Investigasi melihat kondisi dilapangan tampak kerusakan jembatan di dusun 1 Ngestirahayu belom masuk katagori Urgent/mendesak karna terlihat jambatan penghubung antar dusun tersebut masih berdiri kokoh serta masih dapat di lalui kendaraan roda emapat dan hanya pinggiran pondasi jembatan saja yang longsor akibat curah hujan yang tinggi mengingat jambatan tersebut terletak di tengah persawahan.

banner 525x280

Sayang nya pihak BPBD Lampung Tengah terlalu dini menetapkan bahwa jambatan tersebut masuk dalam katogiri darurat serta anggaran yang di kucurkan untuk Rehabilitasi dan Rekontruksi Jambatan di Dusun I Kampung Ngestirahayu sangat berlebihan dengan nilai hampir setengah milyar Rupiah.

Padahal masih banyak jambatan di wilayah Lampung Tengah, yang lebih memerlukan Anggaran tersebut demi menunjang aktivitas di tengah masyarakat.

Lebih parah nya lagi anggaran tersebut telah di transfer langsung oleh BPBD Lampung Tengah ke rekening atas nama kampung Ngistirahayu Kecamatan Punggur pada Tanggal 9 Maret 2026 tapi sampai hari ini Tanggal 29 Maret 2026 belum nampak ada nya pembangunan seperti terlihat di lapangan tidak ada matrial seperti tumpukan pasir ataupun batu untuk pembangunan yang terlihat hanya tancapan potongan bambu dan tali kasur di sekitar jambatan. Kuat dugaan terdapat ada permainan antara kepala kampung selaku penanggung jawab anggaran dan PPK BPBD Lampung Tengah.

Hingga Berita ini ditayangkan awak media mencoba meminta Klarifikasi melalui WhatsApp namun kepala kampung Ngistirahayu ridhuan enggan membalas chat walau keadaan WhatsApp aktif. (Tim-Red)

banner 636x380

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *