Lolayan – berlangsung khidmat di Balai Desa mopait, Rabu 17 Juni 2026. Rapat ini menjadi langkah strategis menyamakan langkah 15 desa se-Kecamatan Lolayan dalam mempercepat pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih sesuai instruksi Presiden dan Kementerian Koperasi. Hadir Camat Lolayan, kepala Dinas koperasi Bolmong, Kepala Desa, perangkat Desa, , serta pendamping dari Dinas Koperasi, UMKM, dan Dinas PMD Kabupaten.
Camat Lolayan dalam sambutannya menekankan bahwa Koperasi Merah Putih bukan proyek seremonial, tapi harus jadi solusi nyata atas rantai pasok dan modal usaha warga. “Target kita jelas: setiap desa punya koperasi yang aktif, transparan, dan dikelola profesional. Fokus awalnya simpan pinjam, gerai sembako, dan sarana produksi pertanian sesuai potensi masing-masing desa,” tegasnya. Satuan Tugas Kecamatan bertugas memverifikasi kelengkapan administrasi, mendampingi musdes, serta memastikan prinsip ‘dari desa, oleh desa, untuk desa’ berjalan.
Rapat menghasilkan tiga kesepakatan utama: 1) Seluruh desa wajib menyelesaikan pendataan anggota dan aset desa . 2) pendataan lahan yang siap di bangun untuk kantor dan gerai koperasi 3) menjalankan usaha koperasi berupa jual beli hasil tani dan sembako. bersama Dinas terkait. “Kalau desanya kuat, kecamatannya kuat. Koperasi Merah Putih Lolayan harus jadi contoh gerak cepat tapi akuntabel,” tutup Camat.
Ketua koperasi merah putih Desa kopandakan 2 yang hadir mewakili desa menambahkan, warga siap mendukung penuh. “Petani di kopandakan 2 butuh akses modal ringan dan kepastian harga hasil tani. Kami berharap koperasi ini jadi rumah bersama warga untuk maju bersama.” Rapat diakhiri foto bersama camat lolayan , Kadis koperasi dan UMKM Bolmong serta peserta rapat yang hadir. ( Lan )












