forumkota.id _ Lamongan, 27 Mei 2026 – Semangat keimanan dan kebersamaan menyelimuti lingkungan MTs Muhammadiyah 20 Menongo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Pada Selasa (26/5/2026), sekolah tersebut menggelar kegiatan istimewa bertajuk “Kajian & Buka Puasa Bersama Arafah 1447 H”. Acara yang diprakarsai oleh Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) ini dihadiri oleh seluruh siswa-siswi, Bapak/Ibu Guru, serta para tenaga kependidikan dalam suasana yang penuh kekeluargaan dan khidmat.
Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyambut kemuliaan hari-hari terbaik di bulan Dzulhijjah, khususnya hari Arafah yang jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah. Momen ini menjadi waktu yang sangat dinanti dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh warga sekolah untuk memperbanyak amal ibadah, mengingat keutamaan besar yang terkandung di dalamnya. Acara dimulai pukul 16.00 WIB dan berlangsung lancar hingga selesai, berpusat di halaman utama sekolah yang telah ditata rapi dengan nuansa keislaman.
Inti dari kegiatan ini adalah kajian keislaman yang mendalami makna, hukum, serta keutamaan puasa Arafah. Sebagaimana telah termaktub dalam ajaran Islam, puasa sunnah pada hari Arafah memiliki kedudukan yang sangat istimewa. Hal ini sejalan dengan sabda Rasulullah ﷺ yang menyatakan bahwa barangsiapa berpuasa pada hari Arafah, maka dosa-dosanya yang telah berlalu selama satu tahun dan dosa-dosa yang akan datang setahun kemudian akan diampuni oleh Allah SWT.
Hal inilah yang menjadi latar belakang utama diselenggarakannya kegiatan ini. Pimpinan Ranting IPM MTs Muhammadiyah 20 Menongo ingin mengajak seluruh elemen sekolah untuk tidak melewatkan peluang emas ini. Selain sebagai sarana menghapus dosa, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta mempererat tali persaudaraan atau ukhuwah Islamiyah antar pelajar, antar guru, dan antara pelajar dengan para pendidik. Kegiatan ini bukan hanya sekadar rutinitas ibadah, melainkan bentuk pembentukan karakter islami yang menjadi salah satu pilar utama pendidikan di Muhammadiyah.
Kegiatan ini merupakan hasil inisiatif dan kerja keras pengurus Pimpinan Ranting IPM MTs Muhammadiyah 20 Menongo. Dalam pelaksanaannya, organisasi pelajar ini mendapatkan dukungan penuh dari kepala sekolah, para pembina, serta seluruh dewan guru. Kehadiran seluruh siswa-siswi dari berbagai tingkatan kelas menunjukkan antusiasme yang tinggi. Para siswa datang dengan semangat belajar yang besar, didampingi oleh Bapak dan Ibu Guru yang turut serta menjadi peserta sekaligus pembimbing. Kehadiran bersama ini menegaskan bahwa pendidikan karakter dan spiritual menjadi tanggung jawab bersama dalam lingkungan pendidikan ini.
Seluruh rangkaian acara berlangsung di lingkungan MTs Muhammadiyah 20 Menongo, yang beralamat di Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Lokasi ini dipilih agar seluruh warga sekolah dapat berkumpul di tempat yang mereka anggap sebagai rumah kedua, sehingga tercipta suasana yang akrab dan nyaman. Secara waktu, kegiatan dimulai tepat pukul 16.00 WIB. Pemilihan waktu ini dirancang agar sesi kajian berlangsung hingga mendekati waktu maghrib, yang kemudian dilanjutkan dengan momen istimewa yaitu berbuka puasa bersama secara serentak.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pembukaan secara resmi oleh pembawa acara dari kalangan pelajar, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menyejukkan hati. Selanjutnya, sesi inti berupa kajian keislaman disampaikan dengan bahasa yang lugas namun mudah dipahami, disesuaikan dengan usia dan pemahaman para siswa. Materi kajian berfokus pada keutamaan 10 hari pertama bulan Dzulhijjah, kedudukan hari Arafah, serta panduan bagaimana beribadah yang benar dan penuh penghayatan. Pemateri juga mengingatkan pentingnya menjaga lisan, perilaku, dan memperbanyak doa di hari yang mulia ini.
Setelah sesi kajian selesai dan waktu menjelang maghrib tiba, suasana haru dan gembira menyelimuti seluruh peserta saat mendengar kumandang adzan. Bersamaan dengan itu, seluruh warga sekolah melakukan tradisi mulia berbuka puasa bersama. Makanan dan minuman sederhana yang telah disiapkan disantap bersama dengan rasa syukur dan kebersamaan. Momen berbuka ini menjadi puncak keakraban, di mana batang usia dan jabatan seakan hilang, semua bersatu dalam rasa persaudaraan yang sama di hadapan Allah SWT.
Ketua Pimpinan Ranting IPM dalam sambutannya menyampaikan harapan besar, “Semoga setiap langkah yang kami ambil dan setiap amal ibadah yang kita lakukan hari ini menjadi jalan menuju ridha Allah SWT. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa MTs Muhammadiyah 20 Menongo tidak hanya mencetak siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kokoh imannya.”
Kegiatan Kajian dan Buka Puasa Bersama Arafah 1447 H ini ditutup dengan doa bersama dan harapan agar semangat beribadah yang telah tertanam dapat terus dijaga dan ditingkatkan hingga hari-hari mendatang. Melalui kegiatan ini, MTs Muhammadiyah 20 Menongo kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda Muhammadiyah yang tidak hanya berilmu, tetapi juga taat beragama dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Sunariyanto
