Forum Kota | Magelang – Jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) DPD Jateng bersama beberapa DPC Kabupaten/Kota, melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman KH Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) di Tegalrejo , Magelang, Rabu 04/11.
Gus Yusuf yang merupakan Ulama Kharismatik, Pemimpin Ponpes API Tegalrejo itu juga didapuk sebagai Ketua Dewan Penasehat DPD SMSI Jateng. Permintaan sebagai Ketua Dewan Penasehat tersebut diterima, lantaran dirinya telah melepaskan jabatan struktural di Partai Kebangkitan Bangsa, usai muktamar beberapa waktu yang lalu.
“Jujur saya awalnya tidak tahu, apalagi paham apa itu SMSI (Serikat Media Siber Indonesia), saya hanya berniat baik, dan berharap SMSI dapat menjadi benteng idealisme dan ukhuwah,” ungkapnya.
Masih menurut Gus Yusuf, bahwa kebersediaan dirinya untuk dicantumkan sebagai Ketua Dewan Penasehat pada organisasi kemediaan, karena sudah melepaskan jabatan di partai politik, dengan demikian independensi media masih bisa terjaga.
“Saya bersedia menjadi penasihat karena sudah melepaskan jabatan di struktural partai, baik sebagai Ketua DPW Jateng, maupun di pusat. Dengan demikian saya lebih leluasa berinteraksi dengan masyarakat luas tanpa mengganggu aktivitas dan agenda partai, selain itu juga independensi media media bisa terjaga,” paparnya.
Ketua SMSI Jateng Jayanto Arus Adi, didampingi Sekretaris SMSI Jateng, Eko Sugiarto dan pengurus inti lain, menyampaikan pada Gus Yusuf, bahwa jauh hari sebelumnya telah mengagendakan sowan di Tegalrejo.
‘’Kita harus sowan ke sini (Tegalrejo-red) untuk silaturarhmi ke beliau (Gus Yusuf-red). Alhamdulillah sore ini waktunya pas dan sekarang mohon berkenan arahan dari Gus Yusuf,’’kata Eko Sugiarto mengawali pertemuan.
Dilaporkan Eko, saat ini SMSI Jawa Tengah telah terbentuk di 31 Kabupaten/Kota. ‘’Insya Allah pada Raker, awal Desember di Surakarta seluruh Kab/Kota sudah terbentuk. Nanti kita akan lantik mereka, sekaligus menjadi Penanggung Jawab Pokja Newsroom jaga Desa di Kab/Kota masing-masing,’’ jelas Sekretaris SMSI Jateng, yang juga Ketua Pasopati.
Untuk diketahui selain Gus Yusuf sejumlah tokoh dan sesepuh juga menjadi Dewan Penasehat SMSI Jateng, seperti DR Budiyanto, Ketua IKA Unnes Pusat, tokoh dan sesepuh Pers H Soetjipto, SH, MH, pakar politik dan akademisi Yuwanto PhD.
‘’Terima kasih, matur nuwun temen-temen pengurus SMSI sudah menyempatkan waktu silaturahmi ke sini. Makasih Mas Jayanto Arus Adi, ini kebahagiaan kami, kehormatan juga dapat berkunjung ke sini,’’ungkap Gus Yusuf yang menerima dengan penuh kehangatan dan keakraban.
Disampaikan pimpinan Ponpes API Tegalrejo ini, harapannya SMSI dapat menjadi motor bagi demokrasi sesuai dengan marwah Pers, yakni pilar keempat demokrasi.
Profesionalisme perlu terus dibangun agar SMSI, yang merupakan konstituen Dewan Pers dapat dipercaya publik, atau masyarakat. ‘’Pers dapat memotret dan mengartikulasikan realitas yang ada kepada pemangku kebijakan, mulai dari level lokal, sampai nasional,’’ujarnya,
Negara yang persnya kuat, maka demokrasinya sehat. Kondisi itu pada gilirannya akan melahirkan pemerintahan yang berpihak pada aspirasi masyrakat. ‘’Semoga peran ini dapat dijalankan oleh SMSI. Monggo suasana, iklim kekeluargaan seperti ini (kompak dan guyub) dapat terus dipertahankan,’’pesan Gus Yusuf.
Terkait dengan silaturahmi tersebut, Ketua SMSI Jateng, yang juga Ahli Pers Dewan Pers mengatakan, terima kasih dan apresiasi yang tulus kepaa KH Yusuf Cludhori yang telah berkenan membinbing temen-temen SMSI Jateng. ‘’Silaturahmi ini menjadi ikhtiar, juga sekaligus ukhuwah dalam rangka melakukan amar ma’ruf nahi munkar. Untuk itu mohon doa dan dukungannya selalu.’’kata Jayanto Arus Adi yang juga CEO dari headlinnews.id ini.
Ditambahkan, awal Desember SMSI akan melakukan Raker di Solo. Dan pada raker selain mengukuhkan punggawa Pokja Newsroom Jaga Desa SMSI akan memberikan award pada tokoh-tokoh Jawa Tengah yang telah memberikan dedikasi bagi Jawa Tengah, sebaliknya juga akan menyampaikan tokoh-tokoh publik yang mendapat raport merah dari publik Jawa Tengah. ***
