Tidak Pakai APD dan Tidak Ada Pengawas, Pekerjaan Irigasi Bandar Sumpur Tetap Berlanjut ‎

Tanah Datar, ForumKota, Pengerjaan Proyek Irigasi Bandar Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan oleh Dinas PUPR melalui Bidang PSDA Kabupaten Tanah Datar dengan  Perusahaan pelaksana CV.Bukik Pintu Angin terus berlanjut, meskipun pekerjaan dengan Item Pemasangan Batu Bronjong yang sudah tertera dalam specifikasi teknis pemasangan namun di lapangan tetap juga tidak  tidak dihadiri oleh pihak pengawas.

‎Tidak ada teknis khusus dalam pelaksanaan pekerjaan ini, karena selain pemasangan “batu rajut” dengan kawat rajut ukuran 50x100x200 cm tentu saja semua tata laksananya adalah suatu pekerjaan yang lazim untuk setiap proyek  pemasangan “Batu Bronjong”.

‎Meskipun merupakan  pekerjaan yang lazim, namun agar terlaksananya mutualitas pekerjaan dengan hasil maksimal, seperti adanya pemadatan tata material, sebaiknya harus dilakukan pengawasan  di lapangan lebih intens.

‎Proyek dengan kontrak Rp.1.2 miliar lebih dengan Nomor Kontrak ; 600.102/11/SP/RJI-BTT/PUPR-P-2026 akan dilaksanakan selama 4 bulan ini, dan akan selesai pada 24 Juli mendatang, namun terlihat di lapangan pekerjaan aga terlihat santai dan tidak terlalu buru-buru dalam pelaksanaannya.

‎Pengerjaan Susun batu dalam kawat Bronjong tersebut dengan komponen 60:40 ( 60 persen Pabrikasi) dan sisanya material batu alam, saat ini diprediksi progres pekerjaan mencapai angka 30-35 persen.

‎Terpantau di lapangan oleh ForumKota id, Jumat (29/05) dilapangan para pekerja yang lebih dominan bekerja dalam air, memang tidak dibutuhkan Safety (alat pelindung diri/APD, para pekerja juga terlihat santai.

‎Diketahui, bahwa objek pelaksanaan adalah berada pada objek yang terdampak parah pasca Galodo dan banjir bandang tahun 2025.

‎Tidak bisa yang dapat dikonfirmasi di lapangan kecuali para pekerja yang bekerja dengan aturan sendiri tanpa pengawasan dari pihak manapun.‎

Saat dikonfirmasi dengan kepala Dinas PUPR Mustika Suarman via WhatsApp, Sampai berita ini tayang belum ada jawaban.***