FORUMKOTA.ID | Guci – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak Jumat (23/01/2026) kembali menyebabkan banjir di kawasan wisata Guci dan sekitarnya. Derasnya arus air mengakibatkan sejumlah titik terdampak, di antaranya jembatan penghubung di kawasan Pancuran 13 serta Curug Jedor yang dilaporkan hanyut terbawa banjir.
Tak hanya infrastruktur, banjir juga berdampak pada sektor pariwisata. Area wisata GUCiKU Waterboom turut terdampak, termasuk sejumlah objek wisata yang berada di sepanjang aliran sungai. Beberapa warung milik warga di sekitar lokasi dilaporkan mengalami kerusakan akibat terjangan air.
Hingga saat ini, pendataan dampak kerusakan masih dilakukan, sembari menunggu kondisi cuaca yang lebih stabil. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan masih cukup tinggi di wilayah hulu.
Menurut keterangan warga sekitar, banjir bandang kali ini memiliki skala yang jauh lebih besar dibandingkan peristiwa serupa yang terjadi pada akhir Desember lalu. Debit air meningkat drastis dalam waktu singkat, disertai material lumpur, bebatuan, dan kayu dari hulu sungai.
“Air datang sangat cepat dan langsung menghantam kawasan wisata. Suaranya keras, seperti longsor besar,” ujar salah seorang warga yang berada tak jauh dari lokasi kejadian.
Diharapkan kondisi segera pulih sehingga aktivitas masyarakat dan pariwisata dapat kembali berjalan normal. Ke depan, diperlukan komitmen bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan, baik di wilayah hulu maupun hilir, guna meminimalkan risiko bencana banjir serta dampak cuaca ekstrem, baik kerugian materi maupun nonmateri.***













