FORUMKOTA.ID _ Lamongan, 4 Juni 2026 – Panitia pelaksana kegiatan Haflah Akhirussanah dan Wisuda Purna Siswa Perguruan Muhammadiyah Menongo yang berada di wilayah Sukodadi, Kabupaten Lamongan, menggelar rapat persiapan akhir yang dilaksanakan di Ruang Kelas IX MTs Muhammadiyah 20 Menongo, pada hari Kamis (4/6/2026) pukul 10.00 WIB hingga selesai. Rapat ini dihadiri oleh seluruh jajaran panitia pelaksana yang telah dibentuk, guna mematangkan segala hal yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan puncak yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 20 Juni 2026, mulai pukul 18.00 WIB hingga selesai.
Dalam pertemuan tersebut, seluruh peserta rapat membahas dan menetapkan berbagai hal penting mulai dari susunan acara, pembagian tugas setiap seksi, ketentuan pakaian yang digunakan, hingga daftar undangan yang akan hadir. Berdasarkan hasil kesepakatan yang dicapai, wisudawan dan wisudawati diwajibkan mengenakan Baju Khas Batik Kota Lamongan (BKL), sementara para dewan guru akan tampil rapi dengan pakaian seragam berupa baju putih, celana dan jas hitam lengkap dengan kopiah hitam.
Susunan acara yang telah disusun dimulai dari kegiatan pra-acara, pembukaan, pembacaan Gema Wahyu Ilahi, penyanyian lagu-lagu wajib, prosesi pelepasan siswa, sambutan-sambutan, penampilan kreativitas siswa dari berbagai tingkatan kelas, pemberian penghargaan bagi siswa berprestasi, hingga ditutup dengan acara penutupan. Salah satu momen puncak yang sangat dinantikan adalah sambutan yang akan disampaikan oleh Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, M.B.A., M.Ek., atau pejabat yang mewakili, yang dijadwalkan tampil pada pukul 20.30 hingga 20.50 WIB. Selain itu, kegiatan juga akan dikemas dengan konsep yang menarik bernama “Cafe Care” dan dilengkapi dengan bazar hasil kerja sama dengan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mitra perguruan.
Kegiatan ini dikoordinasikan oleh panitia yang dipimpin oleh Bapak Zainal Abidin, S.Pd selaku Ketua Panitia, didampingi Ibu Nur Kholilah, S.Hum, M.Pd sebagai Sekretaris dan Ibu Lely Widyanti sebagai Bendahara. Panitia dibagi ke dalam beberapa divisi kerja, yaitu Divisi Acara, Divisi PDD, Divisi Perlengkapan, Divisi Konsumsi, Divisi Bazar, dan Divisi Terima Tamu, yang masing-masing telah memiliki penanggung jawab dan anggota yang bertugas memastikan kelancaran setiap rangkaian acara.
Adapun pihak-pihak yang telah diputuskan untuk diundang meliputi pimpinan dan pengurus Muhammadiyah di tingkat cabang dan ranting, unsur pimpinan daerah dan perangkat desa Menongo, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan se-Kecamatan Sukodadi, takmir masjid, perwakilan LAZIZMU, serta seluruh orang tua atau wali murid siswa. Kehadiran para undangan ini diharapkan dapat memberikan dukungan sekaligus menjadi bentuk silaturahmi antarwarga sekolah dengan masyarakat luas.
Seluruh rangkaian kegiatan inti Haflah Akhirussanah Perguruan Muhammadiyah Menongo Tahun Pelajaran 2025/2026 dilaksanakan di lingkungan sekolah yang beralamat di Desa Menongo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan. Acara puncak dilaksanakan pada malam hari, tepatnya tanggal 20 Juni 2026, dimulai pukul 18.00 WIB dan diperkirakan selesai sekitar pukul 21.30 WIB. Tempat pelaksanaan dipusatkan di lingkungan sekolah agar dapat menampung seluruh tamu undangan, siswa, dan keluarga siswa yang hadir.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk perayaan dan ungkapan rasa syukur atas keberhasilan para siswa yang telah menyelesaikan jenjang pendidikannya di Perguruan Muhammadiyah Menongo. Selain sebagai momen pelepasan, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan dan kerja sama antara sekolah dengan orang tua siswa, masyarakat luas, serta pemerintah daerah. Hal ini sejalan dengan tujuan pendidikan Muhammadiyah untuk melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Persiapan kegiatan dilakukan secara bertahap dan terstruktur. Dimulai dari pembentukan panitia, penyusunan konsep acara, rapat koordinasi berkala hingga rapat persiapan akhir yang dilaksanakan pada Kamis lalu. Dalam setiap tahapan, panitia bekerja dengan teliti memeriksa segala kebutuhan, mulai dari kelengkapan administrasi, peralatan, konsumsi, hingga penyusunan daftar tamu. Beberapa hal yang belum terisi nama penanggung jawab pada susunan acara juga sedang dalam proses penyelesaian untuk segera ditetapkan. Semua upaya ini dilakukan demi mewujudkan acara yang tertib, lancar, khidmat, dan memberikan kesan mendalam bagi seluruh yang hadir, serta menjadi wadah silaturahmi yang hangat sebagaimana tema yang diusung.
Dengan hampir seluruh persiapan yang telah rampung, panitia pelaksana mengundang dan mengharap kehadiran serta doa restu dari berbagai pihak agar kegiatan akbar ini dapat berjalan dengan sukses dan lancar sesuai rencana.
Sunariyanto











