Oleh: Roni Leriang, Wartawan ForumKota.id Sumatera Barat
Tanah Datar, ForumKota.id,_ SUDAH hampir setahun berlalu sejak Laporan Investigasi dugaan penyimpangan pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) di RSUD Ali Hanafiah Batusangkar terbit di media jurnalminang.id. Namun hingga saat ini, kasus ini masih berputar di tempat, masih di tahap penyelidikan tanpa kepastian arah. Masyarakat mulai gelisah, bertanya-tanya: sampai kapan kita harus menunggu tanpa hasil nyata?
“Jika sampai batas waktu yang wajar ini Polda Sumbar belum juga menemukan bukti kuat dan tersangka yang sah, maka sampaikan terus terang kepada publik dan tutup saja kasus ini! Jangan biarkan kasus ini menggantung berbulan-bulan tanpa kepastian, membuat rakyat berharap lalu kecewa, dan nama baik institusi pun tercoreng sia-sia.”
Perlu diingat, ini bukan uang receh, ini Miliaran Rupiah milik seluruh masyarakat Tanah Datar. Jika benar ada penyelewengan, pelakunya harus segera dipertanggungjawabkan dan uang itu wajib dikembalikan. Namun jika dibiarkan mengambang tanpa kejelasan, dikhawatirkan jejak kejahatan makin kabur, bukti makin hilang, dan kerugian negara dibiarkan begitu saja tanpa tanggung jawab.
Penegak hukum harus berani mengambil sikap tegas: Lanjutkan semestinya jika bukti cukup, atau umumkan penghentian jika memang tak cukup bukti. Rakyat Tanah Datar tidak butuh kepentingan yang saling tarik-menarik, tidak butuh permainan waktu. Kami hanya butuh kebenaran dan kepastian hukum yang adil.
Kasus Alkes ini adalah ujian kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum. Jangan biarkan kasus ini menjadi “penyakit kronis” yang tak sembuh-sembuh. Lanjutkan dengan bukti yang kuat, atau tutup dengan kejujuran yang terbuka – keduanya jauh lebih baik daripada terus menggantung tanpa akhir.











