Jadi Teladan Nilai Kebangsaan, 150 Guru Lamongan Terima Sertifikat Bela Negara

banner 636x380

Lamongan _ Forumkota.id – Sebanyak 150 guru peserta Retreat Bela Negara Batch 1 dan Batch 2 menerima sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam program pendidikan dan pembinaan Bela Negara.

Penyerahan sertifikat tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Apel Pagi Kebangsaan dan Penyerahan Sertifikat Peserta Retreat Bela Negara di Lapangan Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Senin (28/9/2026).

banner 636x380

Sertifikat diserahkan secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Drs. Shodikin, M.Pd. kepada perwakilan peserta. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan sekaligus memberikan penghargaan kepada para guru yang telah mengikuti rangkaian Retreat Bela Negara.

Dalam kesempatan tersebut, Drs. Shodikin, M.Pd. menyampaikan bahwa pendidikan Bela Negara memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik. Menurutnya, guru tidak hanya memiliki tugas dalam menyampaikan pengetahuan akademik, tetapi juga menjadi teladan dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan.

“Guru memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Nilai-nilai Bela Negara seperti disiplin, tanggung jawab, cinta tanah air, gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan harus dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam proses pembelajaran di sekolah,” ujar Shodikin.

Ia berharap pengalaman yang diperoleh para guru selama mengikuti Retreat Bela Negara dapat diteruskan kepada peserta didik di masing-masing satuan pendidikan.

“Kami berharap para peserta tidak berhenti pada kegiatan retreat saja. Apa yang diperoleh selama mengikuti kegiatan dapat ditularkan kepada anak-anak didik, sehingga semangat kebangsaan dan karakter positif semakin kuat di lingkungan sekolah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bakorda FKBN Kabupaten Lamongan, M. Ferry Fadli, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan serta seluruh guru yang telah berpartisipasi dalam program Retreat Bela Negara.

Menurut Ferry, keterlibatan 150 guru dari Batch 1 dan Batch 2 menunjukkan adanya komitmen bersama untuk memperkuat pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan di lingkungan pendidikan.

“Sertifikat ini bukan sekadar tanda telah mengikuti kegiatan, tetapi menjadi simbol komitmen untuk menerapkan nilai-nilai Bela Negara dalam kehidupan, khususnya di lingkungan sekolah. Guru adalah salah satu ujung tombak dalam membangun karakter generasi penerus bangsa,” ungkap Ferry.

Ia menambahkan, FKBN Kabupaten Lamongan akan terus mendorong sinergi dengan berbagai pihak, khususnya dunia pendidikan, dalam mengembangkan program Bela Negara yang bersifat edukatif, aplikatif dan berkelanjutan.

“Bela Negara tidak hanya berbicara tentang pertahanan secara fisik. Bela Negara juga diwujudkan melalui pendidikan, pengabdian, disiplin, menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa,” jelasnya.

Ferry berharap para peserta Retreat Bela Negara dapat menjadi agen penggerak nilai-nilai kebangsaan di sekolah masing-masing.

Apel Pagi Kebangsaan dan penyerahan sertifikat tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan dan FKBN Bakorda Kabupaten Lamongan dalam membangun pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga karakter, nasionalisme dan tanggung jawab kebangsaan.

Dengan diterimanya sertifikat oleh 150 guru peserta Batch 1 dan Batch 2, diharapkan semangat Bela Negara dapat terus tumbuh dan diterapkan secara nyata dalam lingkungan sekolah serta masyarakat Kabupaten Lamongan.

 

Jurnalis – Sunariyanto

Editor – Redaksi

banner 636x380