Warta Bulukumba– Di dunia di mana sejarah ditulis oleh pemenang, tidak ada yang lebih menakutkan bagi kekuasaan daripada kebenaran yang tak terkendali. Dan dalam semesta fiksi paling rumit dalam sejarah manga, One Piece, sebuah teori akhir cerita pernah menghebohkan jutaan penggemarnya.
Teori akhir One Piece ini merupakan sebuah cerita yang memiliki struktur, urutan peristiwa, dan makna sejarah—yang pertama kali muncul di forum Reddit pada tahun 2023, diunggah oleh seorang pengguna dengan nama panggilan Gohdroger.
Namun, yang membuatnya mengejutkan bukan hanya isi dari thread tersebut. Tetapi fakta bahwa thread-nya dihapus, diberi label “potensi spoiler”, dan penulisnya kini beralih ke platform lain setelah dilaporkan mendapat perhatian dari tim hukum Eiichiro Oda.
Apakah teori ini terlalu tepat untuk sekadar kebetulan?
Kembali ke masa 900 tahun yang lalu: Simulasi sejarah dalam karya fiksi
Berdasarkan teori Gohdroger, titik akhir One Piece tidak berada di masa depan, tetapi justru di masa lalu. Luffy akan kembali 900 tahun ke belakang dengan bantuan kekuatan tiga buah iblis—Nika, Nikyu Nikyu, dan kemampuan Bonney—pada saat konflik besar dunia pertama kali meletus.
Ia akan berjumpa dengan dua tokoh yang misterius: Putra Im dan adiknya, Dyras. Im memiliki sifat tenang dan strategis, sementara Dyras digambarkan sebagai orang yang impulsif, ceria, dan penuh semangat—ciri-ciri yang anehnya mirip sekali dengan Luffy sendiri.
Pertemuan tersebut melampaui sekadar kejadian dalam waktu. Ini merupakan pertarungan antara garis keturunan dan potensi reinkarnasi sejarah. Dyras—yang dikenal sebagai pemilik asli Buah Iblis Nika—adalah Joy Boy yang pertama. Ia gagal dalam tugasnya. Namun, sebelumnya, ia menyisipkan kode sejarah yang akan terbuka 900 tahun kemudian.
Dyras, Im, dan Kerajaan Matahari: Persaingan narasi di tengah kekosongan sejarah
Raja besar yang disebut dalam teori ini dikenal sebagai Kingdom of the Sun. Sebuah organisasi politik yang menguasai sebagian besar daratan dunia, mulai dari Elbaf hingga Wano. Wilayahnya berubah menjadi pulau-pulau kecil setelah terjadi sebuah bencana: serangan senjata pemusnah yang dinamakan Uranus.
Dalam cerita ini, Uranus bukan hanya senjata—tapi sebuah satelit bersenjata yang beroperasi dengan energi listrik, mengapung di orbit rendah, yang melepaskan gelombang kerusakan dan menyebabkan pencairan es di kutub.
Akibatnya, permukaan laut meningkat, wilayah daratan tenggelam, dan kerajaan terpecah.
Teori ini memasukkan konsep yang sangat ilmiah: konversi senjata berbasis energi, bencana geo-strategis sebagai faktor pemecah benua, serta perubahan iklim sebagai dampak dari perang besar.
Dan semuanya hilang dari catatan sejarah. Tidak ada yang tercatat. Kecuali di atas batu.
Buah Iblis: Bukan perubahan genetik, melainkan keinginan bersama
Bagian paling menonjol dalam teori ini adalah konsep awal mula Buah Iblis. Menurut Gohdroger, hanya terdapat empat buah iblis pertama: Dewa Matahari, Dewa Hujan, Dewa Tanah, dan Dewa Langit.
Mereka bukan hasil dari ilmu pengetahuan, melainkan wujud nyata dari keinginan paling dalam manusia. Buah Yami Yami no Mi (kegelapan) muncul dari hasrat akan kehancuran. Sementara Buah Nika (matahari) lahir dari keinginan untuk melepaskan diri.
Naga, ayah Luffy, diperkirakan memiliki buah iblis hujan—yang menjadi sumber badai sistematis terhadap Pemerintah Dunia.
Blackbeard, menurut teori ini, merupakan anomali biologis. Ia memiliki lebih dari satu jantung, yang memungkinkannya untuk mengakuisisi lebih dari satu “keinginan”.
Teori ini membuka makna yang baru: buah iblis merupakan wujud nyata dari “arsip emosi kolektif manusia”. Dengan kata lain, psikohistorika.
Reaktor Fusi, One Piece, dan Laugh Tale: Energi sebagai warisan asli
Di akhir teori tersebut, Gohdroger menjelaskan bahwa ketika Luffy sampai di Laugh Tale, ia tidak akan menemukan harta, melainkan sebuah Reaktor Fusi—sumber energi bersih dan tak terbatas, lebih kuat daripada matahari, yang dikunci oleh generasi pertama Joy Boy, dan hanya bisa dinyalakan oleh seseorang dengan “resonansi jiwa” khusus.
Topi jerami, dalam skema ini, bukan hanya sekadar lambang. Namun merupakan kunci frekuensi, alat yang mampu membuka resonansi energi tersembunyi di dalam struktur gerbang material purba—yang dikabarkan terbuat dari bahan yang sama dengan Poneglyph.
One Piece, dengan demikian, bukan milik seseorang. Ia merupakan kepemilikan bersama umat manusia, yang ditinggalkan bukan untuk dikuasai, melainkan dibagikan—ketika seluruh manusia sudah cukup matang untuk tidak saling merusak.
Alasan thread ini dihapus dan mengapa Reddit tidak siap
Teori Gohdroger dihapus oleh moderator Reddit karena “potensi mengungkapkan petunjuk”. Namun tidak ada bukti bahwa informasi tersebut bocor dari staf internal Oda.
Banyak orang menduga bahwa struktur naratif yang terlalu konsisten, mencurigakan, dan ‘terlalu logis’ memicu dugaan bahwa ia memiliki akses ke data rahasia.
Yang lainnya menganggap ini bukan bocoran, tetapi hipotesis yang didasarkan pada pengamatan mendalam—yang terlalu mirip dengan kemungkinan kebenaran.
Beberapa jam setelah dihapus, Gohdroger pindah ke Twitter (sekarang X) dan terus membagikan potongan-potongan teori. Namun, tidak semua isinya bisa ditemukan.
Forum-forum diskusi besar mulai membatasi penyebarannya, bukan karena ia salah, melainkan karena kemungkinan besar ia benar.
Jika teori ini hanya khayalan, maka ia merupakan salah satu karya spekulatif terbaik dalam sejarah komunitas penggemar.
Namun jika terdapat sedikit kebenaran di dalamnya, maka One Piece bukan sekadar manga. Ia merupakan cermin dari sistem sejarah—mengenai bagaimana masa lalu dapat dimanipulasi, dan masa depan hanya bisa diselamatkan oleh mereka yang berani bertanya.
Gohdroger menggambarkan karyanya sebagai “headcanon”, yang merupakan kombinasi antara data, detail canon, dan imajinasi. Namun seperti yang kita ketahui dari sejarah: Banyak hal yang dulu dianggap imajinasi, akhirnya terbukti menjadi kebenaran.***












