Forum Kota.id Lombok Tengah, 15 Maret 2026 — Maraknya aksi perang mercon yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Lombok Tengah menuai perhatian dari berbagai pihak. Sekretaris Aliansi Rakyat Lombok (Alarm) NTB, Ahmad Zamharir yang akrab disapa Bung Petir, meminta aparat kepolisian khususnya Kapolres Lombok Tengah segera mengambil langkah serius dalam mengantisipasi fenomena tersebut.
Menurut Bung Petir, aktivitas perang mercon yang kerap terjadi di beberapa desa di Lombok Tengah berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, bahkan dapat memicu konflik antar kelompok pemuda serta risiko kebakaran.
“Kapolres Lombok Tengah perlu segera membentuk tim khusus penanganan perang mercon di desa-desa yang rawan. Kegiatan ini tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga sangat berpotensi memicu tawuran antar pemuda,” ujar Bung Petir saat dimintai keterangan pada Minggu (15/3).
Ia juga menyoroti masih maraknya penjualan mercon secara bebas di pinggir jalan yang dinilai menunjukkan lemahnya pengawasan dari aparat terkait. Hingga saat ini, pihaknya menilai belum terlihat langkah nyata dari aparat penegak hukum dalam upaya pencegahan.
“Sampai sejauh ini kami belum melihat keseriusan aparat dalam melakukan pencegahan. Penjual mercon masih banyak berjejer di pinggir jalan, seolah tidak ada pengawasan,” katanya.
Bung Petir menyebut salah satu wilayah yang kerap menjadi lokasi perang mercon adalah Desa Pengenjek, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah. Aktivitas tersebut dinilai sangat meresahkan masyarakat dan mengganggu pengguna jalan yang melintas.
“Di Desa Pengenjek hampir setiap tahun terjadi perang mercon, dan kondisi ini seperti dibiarkan. Padahal pengguna jalan sangat terganggu dengan aktivitas yang tidak bermanfaat tersebut,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa aparat keamanan memiliki tanggung jawab untuk menjaga kondusivitas wilayah dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Oleh karena itu, Alarm NTB mendesak pihak kepolisian untuk segera mengambil langkah tegas.
“Jika kondisi ini terus dibiarkan, lalu di mana peran aparat dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat? Kami berharap kepolisian lebih serius menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat,” tegasnya.
Alarm NTB berharap adanya tindakan preventif dan penegakan aturan yang lebih ketat agar potensi konflik serta bahaya lain akibat perang mercon dapat diminimalisir, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman, terutama menjelang bulan suci Ramadan.













