FORUMKOTA.ID | Purbalingga – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Purbalingga pada Jumat (23/1/2026). Dampaknya, banjir bandang terjadi di Kecamatan Karangreja, sementara angin kencang menyebabkan kerusakan rumah warga di Kecamatan Rembang dan Karangreja.
Banjir bandang terjadi di Desa Serang dan Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah pegunungan Purbalingga sejak pagi hari. Luapan sejumlah sungai membawa material lumpur, batu, dan kayu yang menutup akses jalan serta merendam permukiman warga, khususnya di Dusun Gunung Malang, Desa Serang, dan Dusun Bambangan, Desa Kutabawa.
hingga Akibat kejadian tersebut, akses jalan kabupaten menuju Dusun Gunung Malang dan Dusun Bambangan terputus dan tidak dapat dilalui. Sejumlah warga terdampak terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Berdasarkan data sementara, jumlah pengungsi di Dusun Bambangan, Desa Kutabawa, mencapai 31 Kepala Keluarga (KK) atau 110 jiwa. Rinciannya, RT 019 RW 05 sebanyak 21 KK atau 79 jiwa dan RT 017 RW 05 sebanyak 10 KK atau 31 jiwa.
Selain banjir bandang, angin kencang juga mengakibatkan kerusakan rumah warga. Di Desa Sumampir RT 04 RW 04, Kecamatan Rembang, sebuah rumah milik Ibu Painem mengalami kerusakan atap akibat tertimpa pohon tumbang pada pukul 05.00 WIB. Sementara itu, di Desa Siwarak RT 05 RW 01 Dusun Sidodadi, Kecamatan Karangreja, rumah milik Bapak Miskun rusak berat setelah atap rumah terhempas angin pada pukul 16.30 WIB. Saat ini, korban terpaksa mengungsi karena rumah tidak dapat dihuni.
BPBD Kabupaten Purbalingga telah melakukan monitoring di lokasi kejadian, berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat, serta membantu proses evakuasi warga. Hingga Jumat malam, Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD masih menghimpun data dan melakukan pemantauan karena hujan lebat masih terjadi di beberapa wilayah terdampak.
Selain itu, dilaporkan jembatan Kali Bambangan mengalami putus total. Upaya pembukaan akses jalan dan pembersihan material banjir rencananya akan dilaksanakan pada Sabtu (24/1/2026) bersama tim gabungan, dengan dukungan alat berat.
BPBD Kabupaten Purbalingga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi, serta segera melapor apabila terjadi keadaan darurat di wilayah masing-masing.***













