Bukan Sekadar Lomba, TK Alhidayah Bejalen Asah Konsentrasi dan Motorik Anak Lewat Permainan

Pendidikan1368 Dilihat

Bejalen, – Semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di TK Al Hidayah Bejalen, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Mahasiswa KKN UPGRIS Desa Bejalen menggelar berbagai perlombaan bagi siswa pada Jumat (14/8/2026). Meski dikemas dalam suasana penuh keceriaan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang memeriahkan peringatan 17 Agustus, tetapi juga menjadi sarana melatih konsentrasi dan kemampuan motorik anak.

Perlombaan yang diberikan disesuaikan dengan usia siswa dan dikemas dalam permainan sederhana. Dua permainan yang menarik perhatian adalah balap kelereng menggunakan sendok dan memindahkan karet menggunakan sedotan.

Dalam lomba balap kelereng, siswa ditantang membawa kelereng menggunakan sendok hingga mencapai garis akhir tanpa menjatuhkannya. Permainan tersebut membutuhkan keseimbangan, ketelitian, serta konsentrasi agar kelereng tetap berada di atas sendok.

Sementara itu, pada permainan memindahkan karet menggunakan sedotan, siswa harus mengambil dan memindahkan karet dengan bantuan sedotan dari satu tempat ke tempat lainnya. Aktivitas ini melatih koordinasi gerak, ketepatan, dan kemampuan anak dalam mengikuti instruksi.

Bu Nur selaku guru TK Al Hidayah Bejalen menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi anak karena mereka dapat bermain sekaligus mengembangkan kemampuan diri.

“Anak-anak sangat senang mengikuti lomba karena mereka bisa bermain bersama teman-temannya. Selain untuk memeriahkan HUT RI, kegiatan seperti ini juga membantu melatih konsentrasi, keseimbangan, dan motorik anak,” ujar Bu Nur.

Keceriaan terlihat dari antusiasme siswa saat mengikuti setiap perlombaan. Meski beberapa kali kelereng terjatuh atau karet belum berhasil dipindahkan, anak-anak tetap mencoba kembali dengan penuh semangat. Suasana tersebut membuat kegiatan berlangsung meriah sekaligus memberikan ruang bagi anak untuk belajar mencoba dan tidak mudah menyerah.

Bagi mahasiswa KKN UPGRIS, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk keterlibatan langsung dalam menciptakan aktivitas edukatif yang menyenangkan bagi anak-anak. Perlombaan dirancang agar unsur permainan tetap kuat, tetapi manfaat bagi perkembangan kemampuan anak juga tetap diperhatikan.

“Kami ingin kegiatan 17-an bersama anak-anak tidak hanya berisi perlombaan, tetapi juga memberikan manfaat. Karena itu, permainan yang dipilih kami sesuaikan agar anak-anak tetap bersenang-senang sambil melatih konsentrasi dan kemampuan motoriknya,” ungkap Dimas Nugroho Hardianto.

Melalui kegiatan tersebut, perayaan HUT RI di TK Al Hidayah Bejalen menjadi lebih dari sekadar kompetisi. Semangat kemerdekaan hadir melalui keceriaan anak-anak, sementara setiap permainan menjadi kesempatan untuk belajar, bergerak, berkonsentrasi, dan membangun keberanian untuk mencoba.

Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa KKN UPGRIS berharap semangat kemerdekaan dapat dikenalkan kepada anak-anak sejak dini melalui cara yang dekat dengan dunia mereka, yaitu bermain dan belajar bersama. Tim KKN