Tanah Datar, Forumkota.id — Semarak Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tak hanya berwarna merah-putih, namun juga penuh makna mendalam. UPT SMPN 2 Batusangkar menjadikan pawai peringatan kemerdekaan ini bukan sekadar kemeriahan jalanan, melainkan wadah menyampaikan pesan luhur tentang persatuan, kemandirian, keberagaman, dan cinta tanah air.
Mengusung tema besar “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur, Tanah Datar Madani”, keluarga besar UPT SMPN 2 Batusangkar tampil membawa gagasan yang sarat nilai melalui tema khusus “Panji Jawara dengan Untai Janur Taat Norma”. Konsep ini menyiratkan tekad teguh membentuk generasi yang tak sekadar unggul dan berprestasi, melainkan juga taat terhadap norma, menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan, serta berpijak kokoh pada filosofi luhur Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) yang menjadi pedoman hidup masyarakat Minangkabau.
Penampilan sekolah ini pun menjadi gambaran luas tentang kekayaan dan potensi masyarakat Tanah Datar. Unsur pemerintahan, dunia pendidikan, nagari, organisasi kemasyarakatan, pemuda, seni dan budaya, dunia usaha hingga komunitas dikemas rapi dalam iring-iringan yang memancarkan keberagaman sekaligus kekuatan yang menyatukan. Tak terlihat perbedaan yang memisahkan, melainkan kebersamaan yang menguatkan — cerminan nyata bahwa kemajuan daerah lahir dari gotong royong seluruh elemen masyarakat.
Pesan “Indonesia Berdaulat” diterjemahkan secara hidup melalui gambaran masyarakat yang mandiri, berdaya saing, penuh rasa cinta tanah air, serta sadar akan tanggung jawabnya terhadap bangsa dan negara. Hal itu divisualisasikan melalui iring-iringan yang merefleksikan unsur pemerintahan dari pusat hingga daerah beserta jajarannya. Pawai ini menjadi simbol tegas: pembangunan bangsa tak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan keterlibatan tulus dari seluruh elemen masyarakat yang bergerak bersama.
Sementara itu, konsep “Adil dan Makmur” membawa harapan luhur tentang kehidupan masyarakat yang sejahtera, kesempatan yang setara bagi semua, serta pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan. Pesan kuat itu diwujudkan melalui iring-iringan penegak hukum yang digambarkan bijaksana, serta keragaman profesi yang merefleksikan kekayaan Nusantara. Sebuah pernyataan tegas: keadilan dan kemakmuran bukan sekadar slogan yang terucap di bibir, melainkan cita-cita luhur yang wajib diperjuangkan bersama dalam langkah nyata sehari-hari.
Yang tak kalah menyentuh, UPT SMPN 2 Batusangkar mengangkat gagasan “Tanah Datar Madani” sebagai representasi cita-cita membangun daerah yang religius, berbudaya, berpendidikan, maju, aman, dan sejahtera. Nilai-nilai itu diperkuat pula oleh kehadiran para Hafidz dan Hafizhah dari Rumah Tahfidz Thoriq Bin Ziyad yang bernaung di bawah sekolah tersebut — memperlihatkan keterkaitan erat antara program pendidikan sekolah dengan program unggulan daerah. Bersatu, bergerak, dan berkarya menjadi pesan utama: mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur, sekaligus mendorong Tanah Datar menuju peradaban madani yang sejahtera dan penuh berkah.***
