FORUMKOTA.ID | Tegal – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Brebes ke-348, Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma, S.E., M.M., melaksanakan ziarah ke Makam Pusponegoro II di Desa Kalisoka, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, Kamis (15/1/2026).
Ziarah makam tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Brebes sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para tokoh pendahulu yang berjasa dalam sejarah serta perkembangan Brebes.
Bupati Paramitha bersama rombongan mengikuti doa bersama di kompleks Makam Pusponegoro II, salah satu tokoh penting dalam perjalanan sejarah Brebes dan wilayah sekitarnya. Prosesi berlangsung khidmat dan ditutup dengan tabur bunga sebagai simbol penghormatan kepada para leluhur.
Dalam keterangannya, Bupati Paramitha menegaskan bahwa ziarah makam bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum refleksi untuk meneladani nilai perjuangan, pengabdian, dan keteladanan para pemimpin terdahulu.
“Melalui ziarah ini, kita diingatkan untuk meneruskan semangat perjuangan para pendahulu dalam membangun Brebes agar semakin maju dan sejahtera,” ungkapnya.
Dalam rangka Hari Jadi Brebes ke-348, rangkaian kegiatan juga diisi dengan ziarah ke makam para leluhur Brebes lainnya, seperti Makam Mbah Purbaya dan makam Bupati Brebes ketiga. Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus doa bagi para pendahulu yang telah berjuang membangun dan memperjuangkan kemakmuran Brebes.
Bupati Paramitha turut mengapresiasi kondisi kawasan Makam Mbah Purbaya yang dinilai bersih, sejuk, dan nyaman bagi peziarah. Ia berharap ke depan Pemerintah Kabupaten Brebes dapat turut memberikan dukungan dan perhatian dalam pengelolaan kawasan makam para leluhur tersebut.
Ziarah ini juga menjadi momentum untuk mendoakan para pemimpin terdahulu yang telah berjuang demi tanah Brebes dan kesejahteraan masyarakatnya. Pada Hari Jadi Brebes ke-348 ini, diharapkan Kabupaten Brebes semakin hebat dan semakin jaya, khususnya di sektor pertanian.
Bupati berharap harga komoditas pertanian unggulan seperti bawang merah, padi, dan jagung dapat terus stabil sehingga kesejahteraan petani meningkat dan perekonomian Brebes semakin makmur.
Sementara itu, Kepala Desa Kalisoka, Akhmad Dumeri, S.H., menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah daerah terhadap makam para sesepuh di wilayahnya.
“Alhamdulillah, setiap tahun Desa Kalisoka selalu mendapat kunjungan ziarah, baik dari Bupati Tegal maupun Bupati Brebes. Untuk Kabupaten Tegal sudah berlangsung cukup lama, sedangkan dari Kabupaten Brebes sekitar tiga hingga empat tahun terakhir,” ujarnya.
Menurut Akhmad Dumeri, kegiatan ziarah tersebut berawal dari komunikasi yang dibangun bersama kepala daerah dan jajaran, mengingat Desa Kalisoka merupakan tempat peristirahatan para sesepuh, termasuk tokoh yang pernah menjabat sebagai bupati.
“Setelah dikomunikasikan, alhamdulillah mendapat sambutan baik. Kini setiap bulan Januari, Pemerintah Kabupaten Brebes rutin melaksanakan ziarah di makam ini,” tambahnya.
Ke depan, pihaknya juga berencana menjalin komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Pemalang, mengingat adanya keterkaitan sejarah tokoh-tokoh yang dimakamkan di Desa Kalisoka dengan wilayah tersebut.
Ia menjelaskan, sejak menjabat sebagai kepala desa pada tahun 2019, pihaknya mulai melakukan penataan kawasan makam sekaligus melakukan branding Desa Kalisoka sebagai desa wisata religi.
“Potensinya sangat besar. Di sini terdapat makam tokoh pendiri Kabupaten Tegal, Brebes, Pemalang, bahkan Purbalingga. Jika ditelusuri lebih jauh, juga memiliki keterkaitan dengan trah Keraton Yogyakarta, Solo, dan Cirebon,” jelasnya.
Dengan kehadiran Bupati Brebes, ia berharap perhatian publik dan kunjungan masyarakat semakin meningkat. Bahkan, Bupati Brebes juga menyampaikan niat untuk berkontribusi dalam pengembangan kawasan makam.
“Mudah-mudahan ke depan dapat ditambah fasilitas dan sarana pendukung agar peziarah semakin nyaman, sehingga kawasan ini terus berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.***














