Hasil China Open 2025 – Bertahan Hingga Kening Terkena, Jonatan Kembali Gagal Melangkah Jauh

Nasional162 Dilihat
banner 468x60

Pemain tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, masih belum bisa keluar dari masa kekalahan awal sejak memutuskan menjadi atlet profesional.

Langkah Jonatan harus terhenti pada babak 16 besar China Open 2025.

banner 525x280

Ia dikalahkan oleh putra Prancis, Christo Popov, melalui pertandingan tiga gim.

Jonatan kalah dengan skor 12-21, 21-13, 16-21 dalam pertandingan yang diadakan di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Tiongkok, Kamis (24/7/2025)

Jalannya Pertandingan

Pada awal pertandingan, Jonatan sudah tertinggal empat poin lebih dulu pada skor 1-5.

Jonatan kembali mencatatkan angka setelah melepaskan smes silang yang sulit dijangkau lawan.

Momentum didapat Jonatan setelah mulai memperkecil ketertinggalan menjadi dua angka pada skor 5-7 setelah kesalahan Popov saat pukulannya tidak melewati net.

Smes-smes keras yang dilepaskan pemain tunggal putra Indonesia itu cukup efektif hingga saat ini dalam menghasilkan poin dengan pukulan akurat.

Namun, momentum Jonatan mengejar ketertinggalan harus terlepas setelah Popov mencapai jeda dengan keunggulan 11-7.

Setelah jeda, Popov justru berhasil memperbesar keunggulannya hingga pertengahan pertandingan.

Kesalahan terus dilakukan Jonatan hingga membuatnya banyak kehilangan poin dan harus tertinggal sembilan poin pada skor 9-18.

Jonatan bahkan baru mendapatkan satu poin tambahan lagi setelah smes keras dari Popov yang melebar keluar.

Serangan beruntun dari Popov yang sempat dikembalikan oleh Jonatan akhirnya berhasil menembus dan mencatatkan poin permainan bagi pemain Prancis tersebut dengan skor 20-11.

Jonatan hanya bisa membalas satu poin lagi, pukulan silang Popov berhasil mengakhiri gim pertama.

Pada game kedua, Jonatan memperoleh keunggulan dengan skor 3-0 karena kesalahan lawannya setelah dua kali tendangan bola dari Popov meleset dan smes kerasnya mengenai jaring.

Meskipun demikian, Popov segera memangkas skor menjadi satu angka pada skor 3-4 hingga 5-6.

Jonatan kembali melesat setelah mencetak tiga poin berturut-turut untuk memperlebar jarak keunggulan menjadi 9-5.

Keunggulan empat poin tersebut bertahan hingga jeda pertandingan kedua setelah smes menyilang dari Popov jauh melebar keluar.

Setelah jeda, Jonatan menambah dua poin lagi untuk unggul enam poin dengan skor 13-7. Namun, Popov mengancam dengan membalas tiga poin berturut-turut.

Beruntung, pengembalian menyilang Popov yang melebar memberikan angin segar ke Jonatan untuk kembali menjauh.

Dua kali pukulan Jonatan yang mengarah ke belakang selalu menghasilkan poin karena pengamatan kurang cermat dari Popov. Tunggal Indonesia unggul dengan skor 16-10.

Jonatan akhirnya mencatatkan poin permainan pertama setelah umpan bola Popov lagi-lagi melebar, memberinya keunggulan 20-13.

Set kedua berhasil dimenangkan oleh Jonatan setelah melepaskan pukulan menyilang yang berhasil mengecoh Popov.

Memasuki game terakhir, pertarungan berjalan ketat di awal setelah kedua pemain saling bertukar angka sama pada skor 3-3.

Namun, Jonatan mulai tertinggal sejak skor 5-8 kemudian hingga terpaut lima angka menjadi 5-10.

Jonatan akhirnya harus tertinggal lima poin hingga jeda gim ketiga dari Popov pada 6-11.

Setelah jeda, Jonatan sempat memangkas ketertinggalan menjadi tiga angka pada 12-15.

Popov mencapai match point dengan skor 20-15. Jonatan masih menunjukkan penampilan yang baik hingga keningnya terkena shuttlecock karena pengembalian Popov melewati bawah net.

Sayangnya, netting Jonatan yang tidak mampu menyelesaikan pertandingan.

Sebelumnya, Jonatan juga selalu tersandung di babak-babak awal dalam tiga turnamen dengan Singapore Open 2025 (babak 16 besar), Indonesia Open 2025 (babak 16 besar), Japan Open 2025 (babak 32 besar).

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *