Hasil Panen Melimpah, Kabupaten Kendal Menjadi Daerah Penyangga Bawang Merah No.2 di Jawa Tengah

Berita, Forum Kota6 Dilihat
banner 468x60

KENDAL, | FORUMKOTA.ID __ Dengan produktivitas 9,86 ton per hektare, Kabupaten Kendal sebagai daerah penyangga bawang merah terbesar kedua di Jawa Tengah (Jateng).

Dari data pertanaman tahun 2024 mencatat luas tanam bawang merah di Kabupaten Kendal mencapai 2.761 hektare dengan luas panen 2.553 hektare. Total produksi menembus 25.166 ton dengan produktivitas rata-rata 9,86 ton per hektare, menempatkan Kendal sebagai salah satu daerah penghasil terbesar di Jateng.

banner 525x280

Peran strategis tersebut juga diakui Kementerian Pertanian. Kabupaten Kendal ditetapkan sebagai daerah penyangga bawang merah terbesar kedua di Jawa Tengah setelah Kabupaten Brebes.

Sentra produksi bawang merah tersebar di sejumlah kecamatan, seperti Ringinarum, Ngampel, Pegandon, Weleri, dan Gemuh. Sebaran ini menunjukkan kekuatan hulu sektor hortikultura Kendal yang ditopang oleh luas lahan, pengalaman petani, serta kualitas hasil panen kompetitif.

Bupati Kendal Dyah Kartika menegaskan, keberhasilan sektor bawang merah menjadi indikator penting pembangunan pertanian daerah, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan petani.

“Bawang merah merupakan komoditas strategis Kendal. Melalui penguatan jejaring pasar dan kepastian harga, kami ingin menjadikan sektor ini sebagai penggerak utama ekonomi perdesaan,” ujar Dyah saat panen raya di Desa Krompaan, Kecamatan Gemuh, Jumat 2/1/2025.

Menurut Dyah, meningkatnya produksi bawang merah berkontribusi langsung terhadap Nilai Tukar Petani (NTP), menjadi tolok ukur kesejahteraan petani di Kabupaten Kendal.

Untuk memperkuat posisi Kendal sebagai sentra bawang merah, pemerintah daerah telah membangun Bangsal Bawang Merah dan mendorong pembentukan paguyuban petani. Langkah ini diarahkan untuk memperkuat kelembagaan, memperpendek rantai distribusi, serta meningkatkan daya tawar petani.

Dari sisi regional, Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI, Muhammad Agung Sunusi, menyebut Kendal memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas harga bawang merah di Jawa Tengah.

“Produksi bawang merah Kendal relatif stabil. Dengan kontribusi sekitar 25 ribu ton per tahun, Kendal menjadi salah satu barometer harga bawang merah di Jawa Tengah,” kata Agung.

Ia menambahkan, produksi bawang merah Jateng pada 2024 mencapai 607.897 ton. Dari jumlah tersebut. “Sekarang Kabupaten Kendal menempati peringkat kedua sebagai daerah penghasil bawang merah terbesar di provinsi Jawa Tengah,”tandasnya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *