Semarang | Forum Kota – Di saat banyak warga yang menjerit karena perekonomian yang sulit, ternyata Pemkot Semarang di bawah kepemimpinan Walikota Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, SS, MM dan Wakil Walikota Iswar Aminuddin ST, MT, masih asik dengan pencitraan di media sosial yang menelan biaya sebesar Rp 2.260.000.000,- melalui anggaran yang dikelola oleh Bagian Komunikasi Pimpinan dan Protokol.
Hal tersebut diketahui dari Portal Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan {SIRUP} LKPP. Dalam situs tersebut dijelaskan bahwa Bagian Komunikasi Pimpinan dan Protokol, Sekretariat Daerah Kota Semarang, memiliki Paket Kegiatan yang diberi judul Publikasi Berbayar di Media Sosial, dengan Pagu Anggaran Rp 1.560.000.000,-
Anggaran sebesar itu namun tidak memiliki Aspek Sosial dan Aspek Ekonomi tersebut, jelas sangat mencederai hati Masyarakat yang serba kesulitan dalam mencari nafkah. Ditambah lagi dengan Anggaran sebesar Rp 700.000.000,- untuk Penyebarluasan Informasi di Media Sosial, maka total anggaran Bagian Komunikasi Pimpinan dan Protokol Setda Kota Semarang untuk keperluan Bermedsos-ria adalah sebesar Rp 2.260.000.000,-

Dana yang cukup fantastis itu, bila saja disalurkan untuk Pemberdayaan Masyarakat Miskin Kota, tentu dapat mengangkat harkat perekonomian mereka, dan dapat dipastikan Walikota dan juga Pemkot Semarang akan diendorse oleh ratusan ribu warga Kota Semarang atau bahkan jutaan Warganet. Namun sayangnya, Walikota hanya membagikan dana tersebut untuk beberapa gelintir manusia melalui Kegiatan Penunjukkan Langsung, ataupun Sistem Pengadaan Langsung.
Besarnya anggaran Pemkot Semarang yang digelontorkan di Media Sosial, sayangnya juga Tidak Diimbangi dengan Keberanian Walikota untuk Tampil dan Menyapa Warganya di Medsos terutama Twitter (x.com) seperti pendahulunya yaitu Hendrar Prihadi, dan Gubernur Ganjar Pranowo, yang hingga kini masih eksis menyapa, bahkan berani menerima berbagai kritikan.
Andai saja dana tersebut digelontorkan untuk perbaikan infra struktur yang sudah cukup lama mengganggu warga, Terowongan Arteri Soekarno Hata, Terowongan Malangsari, dan Bundaran Bubakan yang selalu banjir bila dating hujan, tentu akan lebih bermanfaat, daripada Anggaran Dihamburkan untuk Medsos yang harusnya bisa digunakan secara gratis dan ceria. Kalaupun ada biaya promosi untuk meningkatkan tayangan, ya mestinya jangan begitu amat lah…
Terkait Biaya Pencitraan yang dikelola oleh Bagian Komunikasi Pimpinan dan Protokol selain untuk Medsos yang nilainya 2,26 Milyar tersebut, sebenarnya sudah ada beberapa anggaran jumlahnya juga sangat besar, antara lain :
- Biaya Peliputan Sosialisasi Kebijakan dan Hasil-Hasil Pembangunan – Liputan TV Swasta Dalam Kota Rp 468.000.000,- (Penunjukan Langsung)
- Biaya Publikasi di Media Cetak Rp 277.200.000,- (E-Purchasing)
- Publikasi Spot TV Lokal TVRI Rp 49.950.000 (Pengadaan Langsung)
- Dialog Interaktif TV Pemerintah / Swasta Lokal Rp 88.800.000,- (Pengadaan Langsung)
- Jasa publikasi baliho/billboard promosi (di luar kota semarang, dalam provinsi jawa tengah) Rp 800.000.000,- (Pengadaan Langsung)
- Jasa publikasi baliho/billboard promosi (di luar provinsi jawa tengah) Rp 400.000.000,- (Pengadaan Langsung)
- Penayangan Berita TV Lokal Rp 1.305.000.000,- (Pengadaan Langsung)
- Publikasi Spot TV Swasta Lokal Rp 780.000.000,- (Pengadaan Langsung)
- Sosialisasi melalui media – Display/berita basis foto kegiatan Rp 1.530.000.000,- (E-Purchasing)
- Sosialisasi melalui media – Penyebarluasan informasi Rp 520.000.000,- (E-Purchasing)
- Penayangan Berita TV Nasional Rp 1.500.000.000,- (E-Purchasing)
- Penayangan Paket Berita Online Media Nasional Rp 3.000.000.000,- (E-Purchasing)
- Spot TV Pemerintah / Swasta Nasional Rp 500.000.000,- (E-Purchasing)
- Sosialisasi melalui media – Display/berita basis foto kegiatan Rp 1.000.000.000,- (Pengadaan Langsung)
- Sosialisasi melalui media – Penyebarluasan informasi Rp 500.000.000,- (Pengadaan Langsung)
- Penayangan Berita TV Nasional Rp 1.215.000.000,- (Pengadaan Langsung)
- Penayangan Paket Berita Online Media Nasional Rp 1.500.000.000,- (Pengadaan Langsung)
- Spot TV Pemerintah / Swasta Nasional Rp 500.000.000,- (Pengadaan Langsung)
Dengan demikian jumlah Anggaran Pencitraan yang dikelola oleh Bagian Komunikasi Pimpinan dan Protokol Setda Pemkot Semarang adalah sebesar Rp 18.193.950.000,- yang Sebagian besar disalurkan melalui metode Penunjukan Langsung. Maka Nikmat Tuhan Kamu Yang Manakah Yang Hendak Kau Dustakan…?
*** Bagus Budi Santoso












