Kapolres Tolitoli AKBP Wayan Wayracana Aryawan S.I.K Tinjau Lokasi Kebakaran Kelurahan Nalu,

banner 468x60

SULTENG | FORUMKOTA.ID. Tolitoli — Peristiwa kebakaran yang melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Nalu, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, pada Selasa (23/12/2025) dini hari, menjadi perhatian serius berbagai pihak.

Oplus_16908288

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 05.10 Wita tersebut diklasifikasikan sebagai kebakaran struktural pada bangunan hunian, yang diduga kuat dipicu oleh kegagalan sistem kelistrikan berupa hubungan arus pendek (short circuit). Kondisi fisik bangunan yang saling berdekatan serta penggunaan material mudah terbakar turut mempercepat proses perambatan api ke rumah-rumah di sekitarnya.

banner 525x280
Oplus_16908288

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api pertama kali terlihat berasal dari bagian atap dapur rumah milik H. Maska. Dalam kurun waktu singkat, api berkembang secara eksponensial sebelum akhirnya dilakukan upaya pemadaman terpadu oleh masyarakat dan instansi terkait.

Respons darurat dilakukan secara bertahap. Masyarakat setempat berupaya melakukan pemadaman awal menggunakan alat sederhana, sebelum Unit Pemadam Kebakaran Pemda Tolitoli mengerahkan dua unit armada ke lokasi kejadian.

Proses pemadaman selanjutnya diperkuat dengan suplai air dari satu unit mobil tangki milik Angkatan Laut Tolitoli. Api berhasil dikendalikan sepenuhnya sekitar pukul 07.00 Wita dengan dukungan personel Babinsa Koramil 1305-01/Baolan, Polres Tolitoli, Lanal Tolitoli, serta partisipasi aktif masyarakat.

Dalam kunjungannya di sela kesibukan tugas kedinasan, Kapolres Tolitoli AKBP Wayan Wayracana Aryawan, S.I.K., meninjau langsung kondisi bangunan yang terdampak serta berdialog dengan warga korban kebakaran.

Kapolres juga menyerahkan bantuan kemanusiaan sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran negara di tengah masyarakat yang tertimpa musibah.

“Kejadian ini menjadi pembelajaran penting terkait pentingnya mitigasi risiko kebakaran di kawasan permukiman padat. Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala dan peningkatan kesadaran masyarakat merupakan faktor krusial dalam upaya pencegahan,” ujar Kapolres di sela-sela peninjauan.

Akibat peristiwa tersebut, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Namun dampak kerugian materiil tergolong signifikan. Tercatat sebanyak 11 unit rumah mengalami kerusakan berat hingga hangus terbakar, sementara 4 unit rumah lainnya mengalami kerusakan ringan. Total kerugian materiil diperkirakan mencapai ± Rp300 juta.

Para korban kebakaran diketahui merupakan warga Kelurahan Nalu, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, yang mayoritas berprofesi sebagai wiraswasta. Hingga saat ini, proses pendataan lanjutan serta koordinasi lintas sektor terus dilakukan guna memastikan penanganan pasca bencana berjalan optimal dan tepat sasaran.

Peristiwa ini sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun sistem kesiapsiagaan bencana berbasis lingkungan, guna meminimalkan dampak sosial dan ekonomi akibat bencana kebakaran di wilayah permukiman.

Wartawan:; Syamsu Alam media forumkota.id Sulteng.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *