– Mazda yang pertama mengembangkan sendiri sistem hybrid penuh untuk diluncurkan bersama generasi ketiga Mazda CX5. Hal ini dilakukan guna mempertahankan dinamika berkendara yang menjadi ciri khas Mazda.
Halaman Drive, Minggu 17 Agustus 2025 melaporkan bahwa bos Mazda Australia Vinesh Bhindi mengatakan CX5 baru yang akan diluncurkan pada paruh kedua tahun depan dengan mesin 2,5 liter, sangat penting bagi Mazda. Karena itu, tidak akan menggunakan teknologi merek lain.
“Secara internal, insinyur Mazda memiliki keinginan kuat untuk mengembangkan teknologi mereka sendiri karena dengan begitu mereka memiliki kendali penuh,” kata Bhindi.
“Apa yang mereka inginkan adalah agar pelanggan merasakan filosofi berkendara kami, yaitu ‘zoom zoom’ dalam ‘Jinbai Ittai’, dan saya menduga hal itu yang mendorong keputusan bahwa sistem ini harus dibuat, disesuaikan, dan dioptimalkan untuk produk Mazda,” katanya.
CX5, yang tersedia di pasar luar negeri, ditawarkan dengan sistem hybrid yang berasal dari Toyota di Tiongkok, yang merupakan unit 2,5 liter yang sama digunakan pada RAV4 dan Camry.
Kurangi penggunaan bahan bakar
Namun, Mazda tidak memilih jalur tersebut untuk model terlarisnya, tetapi memilih untuk mengembangkan teknologi penghemat bahan bakar sendiri agar dapat bersaing dengan yang ditawarkan tidak hanya oleh Toyota, tetapi juga Hyundai dan Kia.
Mazda belum merinci sistem hybrid barunya, dengan laporan dari luar negeri menyebutkan bahwa sistem tersebut akan memiliki daya yang sama dengan mesin bensin turbo 2,5 liter yang akan dihentikan produksinya, menghasilkan 170kW.
Hal yang telah diketahui adalah bahwa mobil hybrid baru ini akan dibangun berdasarkan mesin SkyActiv-Z ‘pembakaran efisien’ terbaru Mazda, dan dijanjikan akan memberikan penghematan signifikan dalam konsumsi bahan bakar dan emisi.
Belum ada informasi mengenai ketersediaan model ini di Indonesia, namun versi hybrid CX5 yang baru akan tersedia setidaknya di Australia pada tahun 2027, memberikan kebebasan bagi pesaing seperti Hyundai Tucson, Kia Sportage, Toyota RAV4, dan Subaru Forester untuk mendominasi segmen SUV keluarga bertenaga kombinasi bensin-listrik yang kompetitif.***
