FORUM KOTA | LAMPUNG TENGAH – Di era digital yang serba cepat ini, peran media massa sebagai penyampai informasi kepada masyarakat semakin krusial. Baik informasi dari pemerintah maupun swasta, semuanya disalurkan melalui media dan jurnalis yang bekerja di dalamnya. Namun, seringkali terjadi kesenjangan persepsi antara media nasional dan media lokal. Padahal, semua media yang terdaftar resmi dan berbadan hukum merupakan bagian integral dari sistem pers nasional. Media lokal, seringkali menjadi sumber informasi utama bagi media nasional, membuktikan bahwa perbedaan ukuran bukan berarti perbedaan fungsi.
Media lokal seringkali menjadi garda terdepan dalam meliput peristiwa di daerah. Kedekatan mereka dengan masyarakat memungkinkan pemahaman konteks lokal yang lebih mendalam dan penyampaian informasi yang lebih cepat. Sementara media nasional seringkali baru meliput setelah isu tersebut menjadi perhatian nasional.
Ironisnya, masih banyak pihak, termasuk pemangku kebijakan, yang lebih berpihak pada media besar. Akses informasi eksklusif dan undangan seringkali hanya diberikan kepada media tertentu. Padahal, semua media memiliki kekuatan dan pengaruhnya masing-masing dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat.
Wartawan dan jurnalis, baik dari media besar maupun kecil, memiliki tanggung jawab yang sama dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab. Mereka bekerja untuk kepentingan publik, bukan untuk kepentingan ukuran media.
Sudah saatnya pemerintah dan institusi publik bersikap adil dan tidak diskriminatif terhadap media berdasarkan skala dan popularitasnya. Di mata hukum, semua media memiliki kedudukan yang sama sebagai penyampai informasi.
Mari kita dukung dan hargai kerja jurnalistik, tanpa memandang ukuran medianya. Mereka adalah pilar informasi yang menjaga agar informasi tetap mengalir dan publik tetap terinformasi. Mereka adalah penjaga penerangan bagi masyarakat.








