Mensesneg: Prabowo Belum Perhatikan Mundurnya Dirut Agrinas

banner 468x60

MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan Presiden Prabowo SubiantoBelum memberikan perhatian terhadap pengunduran diri Direktur Utama PT Agrinas (Persero) Joao Angelo De Sousa Mota. Kepala Negara, menurut Prasetyo, sedang fokus dalam mempersiapkan perayaan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia.

“Belum (memberikan perhatian) karena masih fokus pada persiapan Hari Kemerdekaan Indonesia,” ujarnya di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu, 13 Agustus 2025.

banner 525x280

Joao Angelo De Sousa Mota secara resmi mengundurkan diri meskipun baru enam bulan menjabat sebagai direktur utama PT Agrinas Pangan Nusantara. Salah satu alasan pengunduran dirinya karena Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) tidak memberikan dukungan yang memadai untuk mencapai kinerja yang baik pada perusahaan pelat merah tersebut.

Prasetyo meminta jajaran media untuk mengajukan pertanyaan terkait isu tersebut kepada CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani. Meskipun demikian, juru bicara presiden ini menyatakan pemerintah berkomitmen untuk melakukan perbaikan di Agrinas dan Danantara. “Apapun dinamikanya, kami akan perbaiki ke depan,” katanya.

Pernyataan Prasetyo berbeda dengan pernyataan Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aries Marsudiyanto beberapa waktu lalu. Aries menyebutkan bahwa Prabowo memberikan perhatian terhadap isu tersebut. “Oh iya, memberi perhatian (Prabowo),” ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa, 12 Agustus 2025. Aries mengaku telah berkomunikasi dengan Rosan Roeslani guna memperbaiki masalah ini.

Selasa, 12 Agustus 2025, di hadapan para jurnalis, Joao Angelo De Sousa Mota mengumumkan pengunduran dirinya dari posisi Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara. Ia menyampaikan bahwa peran BPI Danantara tidak berjalan secara optimal dalam mendukung kinerja perusahaan. Padahal, Danantara seharusnya menjalankan tugasnya untuk mengelola bisnis dan investasi di perusahaan milik negara bersama Kementerian Badan Usaha Milik Negara.

Merespons hal tersebut, Rosan menyatakan bahwa pengunduran diri direktur utama di perusahaan milik negara itu tidak akan mengganggu aktivitas perusahaan dalam beroperasi. Pelayanan terhadap mitra dan pihak terkait, katanya, akan tetap dilakukan seperti biasanya.

Eka Yudha Saputra dan Alif Ilham Fajriadi berkontribusi dalam penulisan ini.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *